Tiga koma dua empat miliar. Itu jumlah pengguna AI generatif yang aktif setiap bulan di seluruh dunia sekarang — hampir empat dari sepuluh penduduk planet ini. Dalam satu tahun saja, angkanya melesat 57,2 persen, atau bertambah 1,2 miliar pengguna baru. Datanya datang dari laporan tahunan Digital 2027 yang dirilis Meltwater dan We Are Social pada 21 Oktober 2026, dirangkum oleh JournalArta.
Pertama-tama, satu catatan penting: Digital 2027 adalah laporan global, bukan pengukuran khusus Indonesia. Tapi angka-angka di dalamnya memberi gambaran arah perubahan yang biasanya sampai juga ke Indonesia — seringkali lebih cepat dari yang kita kira.
ChatGPT Masih di Puncak, Tapi Pesaingnya Makin Dekat
ChatGPT belum tergoyahkan. Laporan menyebut jumlah pengguna aktif bulanannya dua kali lipat dibanding pesaing terdekat. Namun pergerakan menarik justru datang dari bawahnya: aplikasi seluler Google Gemini naik empat kali lipat dalam setahun, dan basis pengguna web Gemini kini sudah lebih dari 60 persen dari ukuran basis web ChatGPT. Anthropic Claude juga disebut mencatat kemajuan.
Artinya persaingan tidak lagi terjadi di satu arena. Kalau dulu orang mengenal chatbot lewat browser, sekarang pertempurannya pindah ke aplikasi ponsel. Siapa yang menguasai layar kecil, dia yang berpotensi memenangi babak berikutnya.
Media Sosial Ikut Membesar, Web Klasik Makin Sepi
Laporan yang sama mencatat identitas pengguna media sosial global mencapai 5,81 miliar, atau 69,9 persen populasi dunia — tumbuh 2,7 persen dalam setahun dengan tambahan 151 juta identitas. Rata-rata pengguna internet kini menghabiskan 19 jam 18 menit per minggu di media sosial dan platform video, naik 3,8 persen.
Di sisi lain, lalu lintas situs web tradisional menyusut. Di antara 10.000 domain web terbesar di dunia, total kunjungan bulanan turun lebih dari 10 persen sejak ChatGPT dibuka untuk publik. Waktu yang dihabiskan orang untuk berselancar di web juga merosot 11,2 persen dalam 24 bulan terakhir.
Laporan ini tidak menyebut AI sebagai satu-satunya biang kerok. Kebiasaan mengonsumsi konten lewat aplikasi dan platform sosial ikut membentuk pola baru itu. Tapi korelasinya jelas: orang makin sering bertanya ke chatbot, makin jarang membuka halaman web.
Mesin Pencari Belum Tamat
Sebelum ada yang menyimpulkan Google sudah selesai, laporan memberi rem. Untuk urusan riset merek, mesin pencari masih lebih sering dipakai: orang dewasa yang aktif daring tercatat 74 persen lebih mungkin mengunjungi mesin pencari untuk mencari informasi tentang merek dibanding mengunjungi platform AI.
Dan bagi bisnis yang menyasar anak muda, pesannya tegas. Media sosial sudah menjadi sumber utama informasi merek dan pertimbangan pembelian bagi 46,9 persen pengguna internet berusia 16 hingga 24 tahun. Bukan sekadar tempat memasang iklan — melainkan titik awal konsumen mengenali dan menelusuri produk.
Apa Artinya Bagi Pembaca di Indonesia?
Ini bagian analisis redaksi, bukan klaim laporan. Pola yang terlihat: orang beralih dari "mencari tautan" ke "bertanya langsung". Dampaknya paling terasa bagi pemilik situs, blogger, dan pelaku usaha yang mengandalkan traffic Google — persaingannya makin ketat karena jawaban AI sering sudah cukup untuk pengguna awam.
Bagi pemilik UMKM, implikasinya praktis. Calon pembeli muda lebih dulu membuka TikTok, Instagram, atau chatbot sebelum membuka mesin pencari. Konten yang menjawab pertanyaan spesifik — bukan sekadar katalog produk — punya peluang lebih besar muncul di jawaban AI maupun pencarian sosial. Contohnya fitur peringkas otomatis di browser modern, yang cara kerjanya sudah pernah kami bahas di penjelasan AI summary di browser.
Sementara bagi pembaca biasa, pesannya sederhana: sumber jawaban makin beragam, tapi kewajiban memverifikasi tidak hilang. Angka-angka besar seperti 3,24 miliar memang mengesankan — yang menentukan nilainya tetap cara kita memakai teknologinya.
FAQ
Apakah data 3,24 miliar pengguna AI generatif mewakili Indonesia?
Tidak persis. Laporan Digital 2027 dari Meltwater dan We Are Social adalah pengukuran global. Trennya relevan untuk Indonesia, tapi porsi pengguna di dalam negeri tidak dirinci laporan tersebut.
Siapa pemimpin pasar AI generatif saat ini?
ChatGPT masih memimpin dengan pengguna aktif bulanan dua kali lipat pesaing terdekatnya. Google Gemini mengejar cepat lewat aplikasi seluler (naik 4x) dan versi web yang kini lebih dari 60 persen ukuran ChatGPT.
Apakah Google Search sudah tergantikan AI?
Belum. Untuk riset merek, orang dewasa daring masih 74 persen lebih mungkin memakai mesin pencari dibanding platform AI. Pencarian konvensional dan AI untuk sementara berjalan berdampingan.
Mengapa lalu lintas web menurun?
Di 10.000 domain terbesar dunia, traffic bulanan turun lebih dari 10 persen sejak ChatGPT rilis publik, dan waktu berselancar web merosot 11,2 persen dalam dua tahun. Penyebabnya gabungan: peralihan ke aplikasi seluler, konsumsi konten di platform sosial, dan kebiasaan bertanya langsung ke AI.
Sumber
- JournalArta, "Pengguna GenAI Tembus 3,24 Miliar | Digital 2027", 21 Oktober 2026 — journalarta.com (merangkum laporan Digital 2027, Meltwater & We Are Social).
Artikel ini diterbitkan 22 Oktober 2026. Bagian "Apa Artinya Bagi Pembaca di Indonesia?" adalah analisis redaksi, bukan temuan laporan.




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3964549/original/006858500_1647413987-Bukan_Cuma_Belanja_di_Tokopedia_dan_Naik_Gojek__Beli_Saham_GoTo_Juga_Bisa__.jpg)