Roma vs Udinese 5-2 berakhir untuk kemenangan telak Giallorossi di Bluenergy Stadium, Udine, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. Empat gol dalam 37 menit pertama memastikan AS Roma naik ke peringkat 3 Serie A dengan 24 poin dari 10 laga, sekaligus menjadi tim paling produktif musim ini dengan 28 gol.

Kemenangan ini juga menjaga Roma tak terkalahkan dalam 10 pekan pertama Serie A 2026/27: tujuh menang, tiga imbang. Udinese sebaliknya makin terbenam di peringkat 19 dengan 5 poin, setelah delapan laga beruntun tanpa kemenangan.

Pemain AS Roma merayakan gol

Jalannya Laga: Badai 37 Menit

Roma membuka keran gol pada menit ke-10. Umpan silang Wesley dari sisi kiri disambut sundulan kapten Bryan Cristante dari jarak sekitar 10 yard ke sudut bawah gawang. Gol pertama Cristante musim ini itu memecah kebuntuan, dan Roma nyaris menggandakan keunggulan lewat dua peluang yang membentur tiang dan mistar.

Lalu datanglah enam menit yang mematikan. Pada menit ke-31, Cristante berubah dari pencetak gol menjadi pemberi assist: umpannya melintasi muka gawang diselesaikan Rodrigo Mora di tiang jauh. Dua menit kemudian, Donyell Malen menebus kegagalannya membentur mistar dengan sepakan ke sudut bawah gawang, memanfaatkan umpan Matias Soule. Pada menit ke-37, Evan Ndicka menanduk masuk sepak pojok Soule. Skor 4-0 untuk Roma saat turun minum.

Udinese bangkit selepas jeda. Nicolò Zaniolo, menghadapi mantan klubnya, mencetak gol pada menit ke-50 setelah kiper Pierluigi Gollini menepis tembakan Lennon Miller ke jalurnya. Matteo Palma memperkecil ketertinggalan menjadi 4-2 pada menit ke-78 lewat voli menyambut umpan panjang Hassane Kamara. Udinese bahkan nyaris membuat skor 4-3, tetapi tembakan Unai Gomez hanya menyamping dari tiang.

Harapan tuan rumah pupus pada menit ke-90+2. Santiago Castro, yang masuk menggantikan Malen pada menit ke-59, mengirim umpan yang dikontrol dadanya oleh Daniele Ghilardi sebelum disambar tendangan voli ke atap gawang. Skor akhir 5-2.

Pertandingan sepak bola Serie A

Daftar Pencetak Gol

Udinese 2-5 Roma: Cristante 10', Rodrigo Mora 31', Malen 33', Ndicka 37', Zaniolo 50', Palma 78', Ghilardi 90+2'. Lima pencetak gol Roma yang berbeda menegaskan distribusi gol tim asuhan Gian Piero Gasperini: bukan bergantung pada satu nama. Malen sendiri kini mengoleksi delapan gol liga musim ini.

Gasperini, berbicara kepada DAZN seusai laga, menyambut baik angka-angka timnya. Menurutnya, jumlah gol yang besar dan dicetak banyak pemain berbeda adalah sinyal yang bagus untuk perjalanan musim Roma.

Dampak ke Klasemen

Roma kini mengoleksi 24 poin, satu poin di belakang dua pemuncak klasemen Lazio dan Inter yang sama-sama punya 25 poin. Milan membuntuti di peringkat 4 dengan 21 poin. Dengan selisih gol +18, Roma juga tercatat sebagai tim paling subur di Serie A musim ini dengan 28 gol dari 10 pertandingan, mengungguli Inter yang mencetak 26 gol.

Berikutnya, Roma akan menjamu Sassuolo pada Sabtu (7/11/2026). Udinese akan bertandang ke Venezia pada Jumat (6/11/2026), dengan tekanan yang kian besar pada pelatih Kosta Runjaic. Bagi pembaca yang mengikuti perjalanan Roma musim ini, laga imbang 3-3 kontra Napoli di Derby del Sole menjadi bukti lain betapa cairnya lini serang Giallorossi.

Rodrigo Mora, pencetak gol AS Roma

FAQ

Siapa saja pencetak gol Roma vs Udinese 5-2?

Cristante (10'), Rodrigo Mora (31'), Malen (33'), Ndicka (37'), dan Ghilardi (90+2'). Gol Udinese dicetak Zaniolo (50') dan Palma (78').

Berapa poin Roma setelah pekan 10 Serie A?

24 poin dari 10 laga, di peringkat 3, satu poin di belakang Lazio dan Inter yang memimpin dengan 25 poin.

Apakah Roma masih tak terkalahkan musim ini?

Ya. Roma belum kalah dalam 10 pekan pertama Serie A 2026/27, dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.

Sumber: Reuters, "Milan earn 3-1 derby win over Inter, Roma thump Udinese 5-2"; theScore, "Roma thrash Udinese ahead of Milan derby"; OneFootball, "Serie A: Udinese 2-5 Roma, job done in first 37 minutes". Artikel ini diterbitkan 1 November 2026.