Sabtu malam di Spanyol terasa seperti pertukaran pesan singkat antara dua penantang gelar. Barcelona membantai Alaves 6-1 di Camp Nou, Sabtu 31 Oktober 2026, hanya beberapa jam setelah Atletico Madrid sempat merebut puncak klasemen lewat kemenangan 2-0 atas Levante. Di akhir malam, Barcelona kembali memimpin dengan 30 poin, unggul dua poin atas Atletico, dan Diego Simeone pulang dengan rekor yang menyamai legenda.

Raphinha dan Lamine Yamal masing-masing mencetak dua gol untuk Barcelona, dilengkapi gol Fermin Lopez dan pemain pengganti Anthony Gordon. Alaves hanya membalas lewat Mariano Diaz di pengujung laga. Sementara itu di Valencia, gol Alejandro Grimaldo dan Giuliano Simeone memberi Atletico kemenangan liga ketujuh beruntun, dan kemenangan LaLiga ke-344 bagi Simeone sebagai pelatih Atletico.

Lamine Yamal dan Raphinha, duo serangan Barcelona

Barcelona: Empat Gol Sebelum Jeda

Barcelona tidak memberi Alaves waktu untuk bernapas. Raphinha membuka skor pada menit ke-8 lewat umpan Fermin Lopez, lalu Fermin sendiri menggandakannya pada menit ke-23 berkat assist Lamine Yamal. Raphinha mencetak gol keduanya pada menit ke-41, lagi-lagi dari umpan Fermin, sebelum Yamal menutup babak pertama dengan gol pada menit ke-45+1. Skor 4-0 saat jeda, dan laga praktis selesai.

Babak kedua berjalan sebagai penegasan. Yamal melengkapi brace-nya pada menit ke-64 lewat umpan Gabriel Jesus, Gordon menambah gol keenam pada menit ke-81 dari assist Rodri, dan Mariano Diaz memanfaatkan kesalahan Rodri untuk gol hiburan Alaves pada menit ke-84. Skor akhir 6-1, dan Barcelona mengakhiri dua kekalahan beruntun sebelumnya, atas Real Madrid dan Paris Saint-Germain, dengan cara paling meyakinkan.

Kemenangan ini penting bukan hanya karena skornya. Barcelona sempat goyah setelah dua kekalahan itu, dan pertanyaan tentang apakah tim Hansi Flick kehilangan momentum mulai bermunculan. Jawabannya datang dalam bentuk 90 menit dominasi: 77 persen penguasaan bola, enam gol dari berbagai skenario, dan dua bintang muda yang kembali bersinar bersamaan.

Simeone dan Angka 344

Beberapa jam sebelumnya, Atletico lebih dulu mencuri perhatian. Gol Grimaldo pada menit ke-36, memanfaatkan intersep yang gagal di pertahanan Levante, dan gol Giuliano Simeone pada menit ke-62 memastikan kemenangan 2-0. Itu kemenangan liga ketujuh beruntun Atletico, dan untuk beberapa jam mereka memimpin klasemen.

Laga Barcelona di kompetisi Eropa

Tapi angka yang paling bersejarah datang dari pinggir lapangan. Menurut Opta, Simeone kini telah memenangi 344 dari 565 laga LaLiga sebagai pelatih Atletico, dengan 123 imbang dan 98 kalah. Angka itu menyamai Luis Aragones, yang meraih 344 kemenangan dalam 756 laga, sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah kompetisi. Simeone melakukannya dalam 191 laga lebih sedikit.

Simeone sendiri merendah soal rekor itu. Ia menyebut capaian tersebut milik para pemainnya dan semua orang yang bersamanya selama bertahun-tahun sejak ia mulai melatih Atletico pada 2011. Sikap itu khas Simeone: rekor individu selalu ia kembalikan ke kolektif. Tapi sejarah tetap sejarah, dan pekan depan ia berpeluang memecahkannya sendirian.

Jadwal yang Menentukan Segalanya

Pekan depan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim. Atletico menjamu Bayern Munchen di Liga Champions pada Selasa, sebelum menyambut Barcelona di Metropolitano pada akhir pekan dalam duel perebutan puncak klasemen. Barcelona, sementara itu, menjamu Aston Villa di Liga Champions pada hari yang sama.

Di laga LaLiga lain pada Sabtu itu, Rayo Vallecano menang 3-0 atas Celta Vigo dan Real Betis menang 2-1 atas Malaga. Alaves sendiri kini tanpa kemenangan dalam tujuh laga dan tertahan di peringkat kedelapan. Bagi mereka, malam di Camp Nou menjadi pengingat betapa jauh jarak antara tim papan tengah dan tim yang sedang memburu gelar.

Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid

Persaingan musim ini terasa berbeda. Barcelona punya serangan paling tajam, Atletico punya rekor kemenangan beruntun dan pelatih yang baru saja menyamai legenda, dan Real Madrid membuntuti empat poin di belakang Barcelona. Duel langsung pekan depan di Metropolitano bisa mengubah segalanya, atau justru menegaskan siapa yang paling siap.

Untuk rekap Eropa lainnya dari Sabtu malam, baca juga Derby Milan 3-1 dan Klassiker Bayern vs Dortmund 2-2. Tiga liga besar, tiga cerita besar, dalam satu malam yang sama.

FAQ

Berapa skor Barcelona vs Alaves 31 Oktober 2026?

6-1 untuk Barcelona. Gol dicetak Raphinha (8', 41'), Fermin Lopez (23'), Lamine Yamal (45+1', 64'), dan Anthony Gordon (81'). Gol Alaves dicetak Mariano Diaz (84').

Rekor apa yang disamai Diego Simeone?

344 kemenangan LaLiga sebagai pelatih, menyamai Luis Aragones sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah kompetisi. Simeone mencapainya dalam 565 laga, berbanding 756 laga milik Aragones.

Siapa memimpin klasemen LaLiga setelah pekan 11?

Barcelona dengan 30 poin, unggul dua poin atas Atletico Madrid. Real Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona.

Sumber: Reuters, Opta via Get Spanish Football News, laporan pertandingan Barcelona vs Alaves dan Levante vs Atletico (31 Oktober 2026). Skor, menit gol, dan angka rekor diverifikasi dari sumber tersebut; analisis persaingan gelar merupakan opini redaksi.