Ada warna hijau yang sulit dilewatkan di linimasa media sosial sepanjang 2026: matcha. Dari kafe independen sampai rak minimarket, bubuk teh hijau asal Jepang ini muncul di mana-mana, dalam bentuk yang makin kreatif. Yang menarik, tren matcha 2026 bukan lagi sekadar rasa musiman yang datang dan pergi. Ia sudah berubah menjadi penanda gaya hidup, dan kini berevolusi ke babak berikutnya.
Kenapa Matcha Bertahan, Bukan Sekadar Viral Sesaat
Sejarah tren makanan dan minuman Indonesia selalu berputar: capcin meledak sekitar 2013 sampai 2015, lalu kopi susu kekinian menjadi bisnis triliunan, disusul matcha yang mengubah warna dari sekadar rasa menjadi gaya hidup. Daya tahan matcha punya tiga penopang. Pertama, tampilannya sangat fotogenik: hijau pekat yang berlapis susu putih adalah konten yang siap diunggah tanpa perlu diolah lagi. Kedua, narasi kesehatannya kuat, diposisikan sebagai alternatif yang lebih tenang dibanding kopi, dengan kafein yang lebih lembut. Ketiga, fleksibilitasnya luar biasa: matcha bisa dipadukan dengan susu, buah, sirup, sampai bahan premium seperti pistachio dan cokelat.
Angka yang Menunjukkan Skalanya
Volume pencarian kata kunci matcha di Indonesia tumbuh 123 persen secara tahunan pada periode 2025, menurut riset yang dikutip dalam analisis tren kuliner. Kopi Kenangan melaporkan rangkaian produk Matcha Series mereka terjual lebih dari 940 ribu gelas hanya dalam dua bulan. Angka-angka itu menjelaskan kenapa matcha tidak berhenti di kafe: produsen besar ikut mengadaptasinya ke produk kemasan, dari susu UHT rasa matcha sampai cokelat dan biskuit matcha yang kini mudah ditemukan di minimarket.
Varian yang Mendefinisikan 2026
Di kafe, kreasi matcha 2026 semakin berani. Matcha Pistachio Latte memadukan karakter matcha dengan rasa gurih dan creamy dari pistachio, Salted Caramel Matcha menawarkan manis yang lebih kompleks dengan sentuhan asin, Strawberry Matcha mengandalkan layering warna sekaligus perpaduan rasa buah, dan Dubai Chocolate Matcha menggabungkan matcha dengan cokelat dan pistachio. Pola ini menunjukkan arah yang sama: matcha kini menjadi kanvas, bukan lagi satu rasa tunggal.
Dari Gerobak ke Gerai: Cerita dari Tangerang
Tren ini juga melahirkan usaha dari bawah. Midoriya Matcha di Kota Tangerang, misalnya, berawal dari ketertarikan pemiliknya membuat konten digital tentang matcha, lalu berjualan dengan gerobak keliling selama enam bulan sebelum membuka gerai di samping GOR Tangerang pada 13 Juli 2026. Menu andalannya adalah Autentik Matcha Latte, Oat Matcha Latte, dan Matcha Latte Original sebagai best seller, dengan harga matcha mulai Rp18 ribu hingga Rp32 ribu dan bahan premium yang diimpor dari Kyoto, Jepang. Kisah seperti ini menegaskan satu hal: matcha bukan cuma tren konsumsi, tetapi juga jalur usaha bagi anak muda.
Apa Berikutnya: Ube Mengintip dari Belakang
Setiap tren punya penerus. Memasuki 2026, ubi ungu alias ube mulai naik panggung: Garudafood meluncurkan camilan Gery Snack Bantal Ubi, dan kreasi ube matcha mulai ramai dijajakan. Logikanya sama seperti matcha dulu: warna yang fotogenik, rasa yang mudah dipadukan, dan cerita lokal yang kuat. Matcha mungkin tidak akan hilang, tetapi ia kemungkinan akan berbagi panggung dengan ube, dan mungkin mentai, dalam siklus tren kuliner berikutnya. Bagi penikmatnya, kabar baiknya sederhana: pilihan makin banyak, dan kualitas matcha yang beredar makin terkurasi karena konsumen kini lebih paham membedakan matcha premium dari sekadar perasa hijau.
Jadi, masihkah matcha layak dicoba di 2026? Jawabannya ya, terutama bila Anda memilih gerai yang memakai matcha asli berkualitas dan tidak menenggelamkannya dalam gula. Nikmati sebagai ritual pelan di tengah hari yang serba cepat, dan Anda akan paham kenapa minuman ini bertahan lebih lama dari tren musiman lainnya. Tren gaya hidup sehat lainnya bisa dibaca di tren wellness 2026 dan warkop vs coffee shop.
FAQ
Apa itu matcha?
Matcha adalah bubuk teh hijau asal Jepang yang dibuat dari daun teh yang digiling halus, diseduh dengan air atau dipadukan dengan susu menjadi matcha latte.
Kenapa matcha begitu populer di Indonesia?
Kombinasi warna hijau yang fotogenik, narasi gaya hidup sehat, dan fleksibilitas dipadukan dengan susu, buah, hingga bahan premium membuatnya mudah viral sekaligus bertahan lama.
Berapa harga matcha di kafe Indonesia?
Bervariasi. Di gerai independen seperti Midoriya Matcha di Tangerang, minuman matcha dibanderol mulai Rp18 ribu hingga Rp32 ribu, sementara produk kemasan minimarket jauh lebih murah.
Apakah matcha akan digantikan ube?
Ube sedang naik daun memasuki 2026, tetapi matcha kemungkinan berbagi panggung dengannya, bukan hilang sepenuhnya, karena konsumen kini semakin memahami kualitas matcha premium.
Sumber: VOYA, Aktual.co.id, Konsepnews. Artikel ini disusun Redaksi Klik Fakta pada 1 November 2026.




