Operasi Patuh Anoa 2026 resmi berjalan di Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai Senin, 26 Oktober 2026. Operasi ini berlangsung 14 hari, sampai 8 November 2026, dan digelar serentak di seluruh wilayah hukum Polda Sultra. Temanya: "Polisi Bersama Masyarakat".

Bagi pengendara di Kendari, Kolaka Utara, Buton Utara, dan daerah lain di Sultra, pesannya sederhana: lengkapi surat dan perlengkapan keselamatan sebelum berangkat, karena penindakan kali ini menyasar 10 jenis pelanggaran yang paling sering berujung kecelakaan.

Petugas kepolisian memeriksa pengendara sepeda motor dalam razia tertib lalu lintas

Kronologi: dari apel persiapan sampai gelar pasukan

Rabu, 21 Oktober 2026. Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol. Argowiyono, memimpin Apel Fungsi di Kantor Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sultra. Di hadapan jajaran Ditlantas, ia menekankan satu hal: operasi ini bukan ajang berburu tilang. Tujuannya membangun kesadaran masyarakat, menekan pelanggaran, dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas.

Dalam arahannya, Argowiyono meminta personel bersikap tegas tetapi santun. "Laksanakan tugas dengan tegas, tetapi tetap santun dan humanis. Kita tidak sedang berhadapan dengan musuh, tetapi dengan masyarakat yang membutuhkan bimbingan," katanya, seperti dikutip media lokal dari kegiatan tersebut.

Jelang 26 Oktober. Persiapan dimatangkan: personel diminta memahami karakteristik lokasi penugasan dan potensi kerawanan di titik masing-masing. Apel pagi dijadwalkan pukul 05.45 WITA, dan seluruh personel sudah harus menempati titik penugasan pukul 06.00 WITA, termasuk di sekolah-sekolah yang menggelar kegiatan POLIDIK.

Senin, 26 Oktober 2026. Kapolda Sultra, Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Anoa 2026. Di Sultra, sebanyak 324 personel gabungan dari Polda Sultra dan jajaran Polresta dilibatkan. Di daerah, apel serupa digelar, antara lain di Polres Buton Utara, yang melibatkan personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah daerah di Lapangan Mako Polres Buton Utara. Kapolres Buton Utara, AKBP Ida Bagus Kade Sutha Astama, membacakan amanat Kapolda dalam apel tersebut.

Kenapa operasi ini digelar: angka kecelakaannya berat

Amanat Kapolda yang dibacakan di Buton Utara memuat angka yang patut direnungkan. Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS), selama Januari hingga September 2026 tercatat 1.569 kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Tenggara, dan 234 orang meninggal dunia.

"Data ini menunjukkan bahwa permasalahan lalu lintas masih menjadi tantangan serius yang harus kita tangani secara terpadu dan berkelanjutan," demikian amanat Kapolda tersebut. Karena itu, penegakan hukum dalam operasi ini diarahkan pada perubahan perilaku, bukan sekadar jumlah penindakan.

Pengendara yang melawan arus terjaring razia Operasi Patuh

10 pelanggaran prioritas Operasi Patuh Anoa 2026

Berikut 10 pelanggaran yang menjadi prioritas Ditlantas Polda Sultra, berdasarkan rilis yang beredar di Kendari:

1. Melawan arus. Ini sasaran utama yang disebut berulang kali dalam operasi nasional maupun di Sultra. 2. Tidak memakai helm berstandar SNI. Helm biasa atau helm tanpa standar tidak cukup. 3. Knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong). 4. Balap liar. 5. Tidak memakai sabuk keselamatan bagi pengemudi dan penumpang mobil. 6. Menggunakan telepon seluler atau merokok saat berkendara. 7. Pengendara di bawah umur. 8. Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor. 9. Tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). 10. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai ketentuan.

Kapolda Sultra menegaskan, kesepuluh pelanggaran itu bukan sekadar daftar tilang. Semuanya dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pendekatannya sendiri dibuat berlapis: edukasi dan pencegahan di depan, penegakan hukum secara profesional dan humanis di belakangnya.

Apa yang harus disiapkan pengendara Sultra

Selama 26 Oktober sampai 8 November 2026, pengendara di Sultra sebaiknya memeriksa lima hal sebelum keluar rumah: SIM masih berlaku, STNK dan pelat nomor sesuai ketentuan, helm berstandar SNI untuk pengendara motor, sabuk pengaman untuk pengemudi mobil, dan kondisi kendaraan layak jalan, termasuk knalpot standar.

Di luar itu, kebiasaan kecil yang sering disepelekan juga masuk sasaran: jangan menelepon sambil berkendara, jangan merokok di atas motor, dan jangan membonceng lebih dari satu penumpang. Pelanggaran-pelanggaran itu terlihat sepele, tetapi dalam data kecelakaan, justru perilaku semacam itulah yang kerap menjadi awal dari insiden yang lebih besar.

Petugas gabungan menggelar razia ketertiban lalu lintas di jalan raya

FAQ: Operasi Patuh Anoa 2026

Kapan Operasi Patuh Anoa 2026 berlangsung? Mulai Senin, 26 Oktober 2026, sampai 8 November 2026, selama 14 hari, serentak di wilayah hukum Polda Sultra.

Apakah operasi ini hanya soal tilang? Tidak. Polda Sultra menyatakan pendekatan yang dikedepankan adalah edukatif, preventif, dan pelayanan, dengan penegakan hukum profesional dan humanis. Keberhasilannya diukur dari perubahan perilaku, bukan jumlah penindakan.

Pelanggaran apa yang paling dibidik? Sepuluh pelanggaran prioritas, mulai dari melawan arus, helm non-SNI, knalpot brong, balap liar, hingga pengendara di bawah umur dan TNKB tidak sesuai ketentuan.

Berapa personel yang dilibatkan di Sultra? Sebanyak 324 personel gabungan dari Polda Sultra dan jajaran Polresta, menurut laporan apel gelar pasukan di Kendari.

Sumber: Suara Kendari, "Polisi Bersama Masyarakat, Operasi Patuh Anoa 2026 Dimulai, 10 Pelanggaran Jadi Prioritas Ditlantas Polda Sultra" (suarakendari.com); Sibernas.id, "Operasi Patuh Anoa 2026 Dimulai 26 Oktober, Dirlantas Polda Sultra Tekankan Penindakan Humanis" (sibernas.id); SiberWP, "Kapolda Sultra Pimpin Apel Operasi Patuh Anoa 2026" (siberwp.com); SultraKabar, "Operasi Patuh Anoa 2026 Resmi Dimulai, Polres Butur Sasar 10 Pelanggaran" (sultrakabar.com); Tribratanews Polri, "Jelang Operasi Patuh Anoa 2026, Dirlantas Polda Sultra Tekankan Disiplin dan Penindakan Humanis" (tribratanews.polri.go.id). Diakses 27 Oktober 2026.