Gempa magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Aceh pada Minggu siang, 25 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 14:40:01 WIB, dengan pusat di darat sekitar 44 kilometer sebelah barat Kabupaten Aceh Tamiang.

Getarannya dilaporkan terasa di Gayo Lues dengan intensitas IV MMI. Pada skala itu, guncangan dirasakan banyak orang di dalam rumah, dan benda-benda seperti jendela atau pintu bisa ikut bergetar. Hingga laporan awal disampaikan BMKG, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa ini.

Ilustrasi retakan tanah akibat gempa bumi

Kronologi gempa Minggu siang

BMKG merilis parameter gempa ini lewat pembaruan resminya pada Minggu siang. Episenternya berada pada koordinat 4,24 derajat Lintang Utara dan 97,65 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer. Karena sumbernya dangkal dan berada di darat, gempa tidak berpotensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Rudin, menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Penjelasan itu didasarkan pada posisi episenter dan kedalaman hiposenter gempa, bukan pada dugaan semata.

Pemantauan lanjutan juga dilakukan BMKG. Hingga pukul 14:58 WIB pada hari yang sama, belum tercatat gempa susulan setelah gempa utama. Catatan ini penting karena gempa susulan kerap memicu kepanikan baru, padahal belum tentu terjadi.

Apa arti intensitas IV MMI?

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) mengukur seberapa kuat guncangan dirasakan manusia dan dampaknya pada benda di sekitar, bukan besarnya energi gempa itu sendiri. Intensitas IV berarti guncangan terasa jelas di dalam rumah, dirasakan sebagian orang di luar rumah, dan bisa membuat jendela serta perabot ringan bergetar.

Artinya, gempa M4,7 ini cukup untuk membuat warga kaget dan keluar rumah, tetapi belum tentu merusak bangunan yang konstruksinya baik. Meski begitu, warga tetap diminta memeriksa kondisi rumahnya setelah guncangan, terutama retakan baru pada dinding atau plafon.

Ilustrasi alat seismograf pencatat gempa

Aceh juga siaga hujan lebat akhir pekan ini

Di hari yang sama, Aceh juga berada dalam sorotan cuaca. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di 13 wilayah Aceh pada 24–26 Oktober 2026, termasuk Aceh Tamiang dan Gayo Lues.

Wilayah lainnya meliputi Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam, Simeulue, Pidie, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Nagan Raya. Potensi dampaknya antara lain banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang. Kombinasi gempa dan cuaca ekstrem ini membuat kewaspadaan ganda menjadi relevan, khususnya bagi warga di daerah perbukitan dan bantaran sungai.

Bagi pembaca di daerah rawan bencana lain, langkah mitigasi dasar seperti mengenali jalur evakuasi dan menyiapkan tas siaga juga dibahas dalam artikel kami tentang aktivitas vulkanik di perairan Selat Sunda.

Yang perlu dilakukan warga sekarang

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Hoaks gempa, termasuk prediksi waktu dan lokasi gempa susulan yang diklaim pasti, hampir selalu tidak berdasar.

Sebagai pegangan praktis: saat guncangan terasa, berlindung di bawah meja yang kokoh dan lindungi kepala. Setelah guncangan berhenti, keluar dari bangunan dengan tenang dan hindari berdiri di dekat dinding yang retak. Pantau terus informasi resmi BMKG sebelum kembali masuk ke dalam rumah.

Ilustrasi warga siaga menghadapi gempa bumi

FAQ

Kapan gempa Aceh Tamiang terjadi?

Gempa terjadi pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 14:40:01 WIB, menurut data BMKG.

Berapa magnitudo dan kedalamannya?

Magnitudo 4,7 dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di darat, 44 kilometer sebelah barat Kabupaten Aceh Tamiang.

Apakah gempa berpotensi tsunami?

Tidak. Karena pusat gempa berada di darat, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Apakah ada gempa susulan?

Hingga pukul 14:58 WIB pada hari yang sama, BMKG belum mencatat gempa susulan. Pantau pembaruan resmi BMKG untuk informasi terbaru.

Apakah ada laporan kerusakan?

Hingga laporan awal disampaikan, belum ada laporan kerusakan maupun korban. Informasi ini masih bisa diperbarui seiring masuknya laporan dari lapangan.

Sumber: BMKG (data gempa 25 Oktober 2026, pukul 14:40:01 WIB); laporan SAGOE TV, BSI News, dan Zonautara yang mengutip data BMKG, diakses 25 Oktober 2026. Catatan redaksi: satu laporan awal sempat menyebut intensitas III MMI, tetapi pembaruan resmi BMKG yang dikutip mayoritas sumber menyebut IV MMI di Gayo Lues; artikel ini memakai angka pembaruan tersebut.