Jakarta, 25 Oktober 2026 — Menjelang seperempat abad berkarya, MALIQ & D'Essentials menyiapkan kejutan besar untuk pendengarnya. Grup musik itu akan merilis album Kabar Gembira, album ke-10 mereka, sebagai penanda 25 tahun perjalanan di industri musik Indonesia.

Kabar ini mencuat lewat konferensi pers di Jakarta Pusat, dan menjadi salah satu berita hiburan paling dibaca pada Jumat, 24 Oktober 2026. Yang membuat album ini istimewa bukan cuma angkanya, melainkan keberanian MALIQ & D'Essentials mencoba sesuatu yang belum pernah mereka lakukan: berkolaborasi lintas generasi.

MALIQ & D'Essentials tampil di atas panggung konser

1. Album Lintas Generasi, Pertama dalam 25 Tahun

Vokalis Angga Puradiredja menyebut Kabar Gembira sebagai album pertama yang mereka rencanakan untuk berkolaborasi dengan musisi dari generasi berbeda. Sejumlah nama yang disebut terlibat antara lain Bilal Indrajaya dan Perunggu, hingga legenda dangdut Rhoma Irama.

Pertemuan lintas generasi itu bukan sekadar tempelan nama. Kolaborasi ini membuka ruang dialog musikal yang lebih luas, sekaligus menunjukkan bahwa grup yang terbentuk pada awal 2000-an ini masih mencari cara baru untuk berkembang tanpa kehilangan identitasnya.

Album dan exhibition terbarunya direncanakan hadir pada November 2026. Redaksi sengaja tidak menuliskan tanggal pastinya karena sumber yang beredar menyebut tanggal berbeda dalam rentang yang sama.

2. "Arah Labuh": Lagu tentang Berani Bermimpi Tinggi

Sebelum album penuh dirilis, MALIQ & D'Essentials lebih dulu melepas single pembuka berjudul Arah Labuh. Lagu ini bercerita tentang menemukan tujuan hidup, dan mengajak pendengar berani memasang mimpi setinggi mungkin.

Vokalis Indah Wisnuwardhana menjelaskan pesan itu dengan kalimat yang mudah diingat: pandanglah bintang yang terjauh. Secara musikal, Arah Labuh tetap membawa karakter hangat dan organik yang selama ini menjadi ciri khas mereka, harmoni vokal yang kaya, permainan instrumen yang dinamis, dan aransemen yang mengalir.

Single ini sudah tersedia di berbagai platform musik digital, dan sempat dibawakan dalam setlist penampilan mereka di Pestapora 2026.

MALIQ & D'Essentials menghibur penonton dalam sebuah pertunjukan live

3. Konser Malam Tahun Baru di Grand Sahid Jaya

Rangkaian perayaan 25 tahun ini ditutup dengan konser akhir tahun bertajuk When the Night Comes Alive pada 31 Desember 2026. Acara tersebut digelar di Puri Agung Convention Center, Grand Sahid Jaya Jakarta, dan memadukan konser musik langsung dengan pengalaman bersantap serta hitung mundur menuju tahun 2027.

Angga menyebut tampil di malam pergantian tahun selalu memberi suasana istimewa, dan berharap penampilan mereka bisa menjadi kenangan indah bagi penonton. Indah menambahkan, musik punya kekuatan menyatukan orang dan menciptakan momen bahagia di malam seperti itu.

Bagi pihak hotel, konser ini juga punya misi lain. General Manager Grand Sahid Jaya Jakarta, Herman Courbois, mengatakan acara tersebut diharapkan memperluas persepsi publik tentang hotel yang berdiri sejak 1974 itu, dari tempat pertemuan dan konferensi menjadi ruang pertunjukan yang bisa dinikmati berbagai kalangan. Kapasitas parkir dan kualitas akustik Ballroom Puri Agung disebut sebagai faktor pendukungnya.

Potret grup musik MALIQ & D'Essentials

Kenapa Kabar Ini Layak Ditunggu?

Tiga hal membuat proyek ini menarik diikuti. Pertama, kolaborasi lintas generasi yang belum pernah dilakukan grup ini sebelumnya. Kedua, single Arah Labuh yang sudah bisa didengarkan sekarang sebagai gambaran arah albumnya. Ketiga, konser malam tahun baru yang memberi penutup kalender 2026 bagi penggemar musik soul dan jazz-pop Indonesia.

Selebihnya, detail seperti daftar lagu lengkap album dan harga tiket konser belum diumumkan dalam pemberitaan yang beredar hingga 24 Oktober 2026. Bila ada pengumuman lanjutan, artikel ini perlu diperbarui.

FAQ

Kapan album Kabar Gembira dirilis?

Direncanakan pada November 2026, bersamaan dengan exhibition terbaru MALIQ & D'Essentials. Tanggal pastinya belum bisa dipastikan karena sumber yang beredar menyebut tanggal berbeda.

Siapa saja kolaborator di album Kabar Gembira?

Sejumlah musisi lintas generasi disebut terlibat, antara lain Bilal Indrajaya, Perunggu, dan Rhoma Irama.

Di mana konser When the Night Comes Alive digelar?

Di Puri Agung Convention Center, Grand Sahid Jaya Jakarta, pada 31 Desember 2026, dengan format konser, santap malam, dan hitung mundur tahun baru.

Fakta vs opini: nama album, single, kolaborator, venue, dan tanggal konser di atas berasal dari pemberitaan 21–24 Oktober 2026 yang dikutip pada daftar sumber. Penilaian soal "menarik diikuti" dan karakter musik adalah interpretasi redaksi berdasarkan pemberitaan tersebut, bukan pernyataan resmi grup.

Sumber: Media Kampung, 23 Oktober 2026 | Warta Buana, 21 Oktober 2026 | ActaIndonesia.com | PiknikDong, 24 Oktober 2026. Baca juga di Klik Fakta: Momo Geisha Reuni di Synchronize Fest 2026.

Diterbitkan 25 Oktober 2026. Informasi berdasarkan pemberitaan hingga 24 Oktober 2026.