Tencent Hy4 resmi diperkenalkan pada Rabu, 4 November 2026. Model bahasa besar (LLM) generasi terbaru dari Tencent ini membawa dua kemampuan yang belum pernah ada di seri sebelumnya: memahami konten visual, dan mengoperasikan komputer sendiri. Bobot modelnya (model weights) akan dirilis terbuka dalam beberapa hari ke depan, sehingga komunitas pengembang bisa mengunduh dan menjalankannya secara mandiri.

Pengumuman ini datang di tengah persaingan model AI open source yang makin panas. DeepSeek, Kimi, dan GLM sudah lebih dulu unjuk gigi tahun ini. Tencent menjawab dengan Hy4, yang menurut perusahaan menempatkan model ini di jajaran model open source terkemuka dunia. Klaim itu tentu perlu dibaca dengan catatan: sebagian besar angka yang dikutip berasal dari pengujian internal Tencent sendiri.

Ilustrasi kecerdasan buatan dan analisis data di layar komputer

Apa yang Baru dari Hy4?

Perubahan paling mencolok ada di dua hal. Pertama, Hy4 adalah model pertama dalam seri ini yang bisa memahami gambar. Kemampuan itu mencakup pemrosesan gambar secara terperinci, analisis grafik yang kompleks, sampai penalaran matematis berbasis visual. Kedua, Hy4 juga menjadi yang pertama dengan kemampuan mengoperasikan komputer — model ini bisa berinteraksi lewat antarmuka baris perintah (CLI) maupun antarmuka grafis (GUI) untuk menjalankan tugas, termasuk aktivitas sehari-hari.

Tencent juga melatih Hy4 memakai perangkat lunak profesional seperti Blender dan CAD, supaya model ini bisa merencanakan dan menyelesaikan pekerjaan bertahap yang kompleks. Di luar itu, kemampuan mengikuti instruksi, memahami konteks panjang, dan menangani tugas agen AI (agentic tasks) diklaim meningkat signifikan dibanding Hy4 Preview.

Diuji di Kantor, Keuangan, Sampai Gim

Yang menarik dari pengumuman Tencent kali ini adalah pengujian yang cukup spesifik, bukan sekadar skor benchmark umum. Di skenario perkantoran, Hy4 meningkatkan pengalaman asisten kerja Tencent WorkBuddy dengan skor kinerja rata-rata 83,18 dan tingkat kelulusan 96,15 persen. Di Tiongkok daratan, Hy4 menempati posisi teratas dalam sembilan dari 12 skenario pengujian.

Di sektor keuangan, Tencent menguji Hy4 lewat evaluasi tertutup yang melibatkan 213 profesional keuangan, termasuk 153 ahli dari lembaga eksternal. Sekitar 70 persen peserta punya pengalaman lebih dari lima tahun di industri. Dari 579 tugas berbasis skenario nyata, Hy4 meraih skor tertinggi, 3,04, di atas DeepSeek-V4.1-Flash-1017 (2,97), Kimi K3.1 Pro (2,68), dan GLM-5.3 (2,68). Model ini juga mencatat peningkatan 12,03 poin persentase dibanding Hy4 Preview pada tolok ukur Investment Research Agent Benchmark (iRaB).

Tangan robot 3D sebagai ilustrasi teknologi kecerdasan buatan

Satu angka yang patut diperhatikan: tingkat halusinasi Hy4 turun dari 12,95 persen pada Hy4 Preview menjadi 7,2 persen, sementara kesalahan akibat asumsi yang tidak didukung informasi memadai berkurang dari 23,1 persen menjadi 5,6 persen. Angka itu masih jauh dari nol, tapi arahnya jelas. Di pengembangan gim, Hy4 mencatat peningkatan 19,1 persen pada tolok ukur GameDev dan 9,8 persen pada GameLogic dibanding versi Preview, berkat integrasi dengan mesin gim seperti Unreal Engine, Unity, dan Godot.

Untuk riset ilmiah, Hy4 diuji lewat TenureTrail yang mencakup 123 tugas di tujuh disiplin ilmu, dari konstruksi matematis sampai pengambilan keputusan sosial-ekonomi. Tencent juga membuka akses terhadap dua model dasar hasil pengembangan Hy4, HyCell untuk representasi sel tunggal dan HyPDE untuk bidang fisika, sebagai sumber daya bagi komunitas peneliti.

Berapa Harganya dan Bagaimana Cara Mengaksesnya?

Hy4 sudah tersedia lewat Tencent Cloud TokenHub, WorkBuddy, CodeBuddy, Yuanbao, asisten AI WeCom (Dayuan), dan ima. API-nya juga bisa diakses lewat platform pihak ketiga seperti OpenRouter, Hermes, dan OpenCode. Integrasi ke QQ, Honor of Kings, WeRead, dan Tencent News sedang diupayakan.

Soal harga, Tencent mempertahankan tarif yang sama dengan sebelumnya: sekitar US$0,90 per satu juta token input, US$2,70 per satu juta token output, dan US$0,045 per satu juta token input yang tersimpan di cache. Varian hemat bernama Hy4 Flash dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat. Selama 4–15 November, pengguna bisa mengakses WorkBuddy dan CodeBuddy secara gratis, sementara TokenHub memberi potongan harga 50 persen untuk penggunaan Hy4 hingga 31 Desember 2026.

Apa Artinya bagi Pengguna di Indonesia?

Buat pengguna umum di Indonesia, Hy4 belum akan terasa langsung. Produk-produk Tencent seperti WorkBuddy dan Yuanbao memang tidak sepopuler ChatGPT atau Gemini di sini. Tapi bagi pengembang dan startup, model open source sekelas ini penting: bobot yang dirilis terbuka berarti siapa pun bisa menjalankan, memodifikasi, dan mengintegrasikannya tanpa bergantung penuh pada API berbayar.

Kemampuan mengoperasikan komputer juga layak diperhatikan. Kalau benar berfungsi seperti yang diklaim, model seperti Hy4 bisa menjadi asisten yang bukan cuma menjawab pertanyaan, tapi benar-benar mengerjakan tugas di komputer: membuka aplikasi, mengisi formulir, sampai mengelola berkas. Tentu saja, kemampuan seperti itu juga membawa risiko keamanan, dan Tencent sendiri menyebut telah menerapkan perlindungan sejak pelatihan hingga peluncuran, dengan fokus pada keamanan siber dan keselamatan hayati (biosafety). Materi ofensif terkait eksploitasi, menurut Tencent, secara tegas tidak disertakan dalam data pelatihan.

Satu hal yang perlu diingat: adopsi AI di Indonesia sendiri sudah sangat tinggi. Survei yang kami bahas sebelumnya menunjukkan 94,9 persen responden Indonesia sudah mengadopsi AI, meski hanya 28,3 persen yang benar-benar nyaman memakainya. Kehadiran model open source baru seperti Hy4 menambah pilihan, tapi tidak otomatis menyelesaikan soal kepercayaan dan literasi itu. Di sisi regulasi, BRIN sudah mengusulkan Undang-Undang AI untuk Indonesia, yang menunjukkan bahwa tata kelola AI makin jadi perhatian serius.

Ilustrasi teknologi AI di perangkat komputer modern

Yang Masih Perlu Dibuktikan

Hy4 terlihat menjanjikan di atas kertas, tapi ada beberapa hal yang belum bisa dinilai sekarang. Pertama, bobot modelnya belum dirilis saat pengumuman ini dibuat — Tencent hanya menyebut "dalam beberapa hari ke depan". Sampai bobot itu benar-benar tersedia, klaim open source-nya masih setengah jalan. Kedua, sebagian besar skor berasal dari pengujian internal Tencent, termasuk evaluasi keuangan yang dilakukan bersama tim Tencent Financial Technology. Pengujian independen dari pihak ketiga akan jauh lebih meyakinkan.

Ketiga, kemampuan mengoperasikan komputer adalah fitur yang gampang terdengar hebat di presentasi, tapi sulit di dunia nyata. Berapa sering model gagal di tengah jalan? Bagaimana ia menangani pop-up yang tak terduga, atau aplikasi yang tampilannya berubah? Itu baru terjawab setelah pengembang mencobanya langsung.

Terlepas dari catatan itu, Hy4 menandai satu hal yang jelas: perlombaan model AI open source tidak melambat. Setiap rilis baru kini bukan cuma soal menjawab pertanyaan lebih pintar, tapi soal melakukan pekerjaan nyata — dari menganalisis laporan keuangan sampai menggerakkan kursor di layar. Siapa yang paling bisa diandalkan untuk pekerjaan semacam itu, baru akan terlihat setelah model-model ini benar-benar dipakai.

FAQ

Apa itu Tencent Hy4?

Hy4 adalah model bahasa besar (LLM) generasi terbaru dari Tencent, diumumkan 4 November 2026. Model ini bersifat open source, bisa memahami konten visual, dan bisa mengoperasikan komputer lewat CLI maupun GUI.

Kapan bobot model Hy4 dirilis?

Tencent menyatakan model weights dan system cards akan dirilis dalam beberapa hari setelah pengumuman 4 November 2026. Sampai saat artikel ini ditulis, bobot tersebut belum tersedia.

Berapa harga API Hy4?

Sekitar US$0,90 per satu juta token input, US$2,70 per satu juta token output, dan US$0,045 per satu juta token input yang tersimpan di cache. Tencent Cloud TokenHub memberi diskon 50 persen hingga 31 Desember 2026.

Di mana Hy4 bisa diakses?

Melalui Tencent Cloud TokenHub, WorkBuddy, CodeBuddy, Yuanbao, asisten AI WeCom (Dayuan), dan ima, serta API pihak ketiga seperti OpenRouter, Hermes, dan OpenCode.

Apa itu Hy4 Flash?

Hy4 Flash adalah varian Hy4 yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat, dengan fokus pada efisiensi biaya bagi aplikasi yang mengutamakan nilai guna tinggi.

Sumber: PRNewswire — Tencent Luncurkan Hy4 (rilis Indonesia 6 November 2026; pengumuman Tencent 4 November 2026). Diakses 7 November 2026.

Dipublikasikan: 7 November 2026