TKA 2026 untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat dimulai Senin, 26 Oktober 2026. Sebanyak 3.864.195 siswa dijadwalkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik ini, menurut data yang disampaikan Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, dalam taklimat media di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Besok adalah hari pertama gelombang pertama. Bagi siswa kelas 12 yang menjadi peserta, ada dua hal yang paling penting dipahami sejak sekarang: jadwal mata uji per hari, dan kenyataan bahwa TKA bukan ujian penentu kelulusan seperti Ujian Nasional dulu. Penjelasan soal fungsi TKA yang lebih mendalam sudah kami bahas di artikel TKA 2026 bukan penentu kelulusan; artikel ini fokus ke pelaksanaan yang dimulai besok.
Jadwal: dua gelombang dan pekan khusus
Pelaksanaan TKA 2026 dibagi dalam gelombang utama dan gelombang khusus. Gelombang 1 berlangsung 26-29 Oktober 2026, gelombang 2 pada 2-5 November 2026. Pekan khusus dijadwalkan pada 31 Oktober-1 November 2026 dan 7-8 November 2026 untuk mengakomodasi pelaksanaan dalam kondisi tertentu, misalnya sekolah di daerah terdampak bencana yang membutuhkan penjadwalan ulang.
Pola per harinya patut diperhatikan. Mata pelajaran wajib diujikan satu per hari, perubahan yang diambil dari evaluasi simulasi dan gladi bersih sebelumnya, karena mengerjakan lebih dari satu mata pelajaran wajib dalam sehari dinilai melelahkan peserta. Rinciannya untuk gelombang 1:
Senin, 26 Oktober: latihan 5 menit, Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca 75 menit, Survei Karakter 25 menit. Selasa, 27 Oktober: latihan 5 menit, Bahasa Inggris 75 menit, Survei Lingkungan Belajar 25 menit. Rabu, 28 Oktober: latihan 5 menit, Matematika dan Numerasi 75 menit. Kamis, 29 Oktober: latihan 5 menit, dua mata pelajaran pilihan masing-masing 60 menit. Gelombang 2 mengulang pola yang sama pada 2-5 November.
Dua moda ujian dan kesiapan sistem
Kemendikdasmen menyediakan dua moda ujian: daring dan semi daring. Perbedaan utamanya terletak pada kebutuhan koneksi internet selama ujian berlangsung. Sistem daring dirancang melayani hingga 900.000 peserta secara bersamaan; pada gelombang satu sesi satu, jumlah peserta dari kedua moda mencapai 824.026 orang, termasuk sekitar 710.000 peserta daring, masih di bawah kapasitas yang disiapkan.
Sebelum pelaksanaan utama, Kemendikdasmen menggelar gladi bersih. Menurut data yang disampaikan dalam taklimat media, gladi bersih daring diikuti 3.015.860 peserta dengan tingkat partisipasi 90,9 persen, sedangkan moda semi daring diikuti 498.897 peserta dengan partisipasi sekitar 91,79 persen. Angka partisipasi itu penting: gladi bersih adalah kesempatan terakhir menguji perangkat, jaringan, dan tata cara sebelum hari pelaksanaan.
Mitos vs fakta menjelang hari-H
Mitos: TKA menentukan lulus atau tidak. Faktanya, TKA bukan penentu kelulusan. Menurut Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, hasilnya dipakai untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara nasional dengan standar pengukuran yang seragam, dan menjadi alat validasi rapor dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2027.
Mitos: semua mata pelajaran diujikan sekaligus. Faktanya, mata pelajaran wajib diujikan satu per hari, dengan dua mata pelajaran pilihan digabung pada hari terakhir tiap gelombang.
Mitos: persiapan terbaik adalah belajar semalam suntuk. Faktanya, arahan dari Kemendikdasmen justru menekankan belajar teratur, mengikuti simulasi resmi lewat fitur Ayo Coba TKA, serta menjaga kondisi fisik dan mental. Siswa juga diimbau memastikan data diri dan kartu peserta sudah sesuai, dan memeriksa kembali jadwal yang berlaku di sekolah masing-masing, karena jadwal per sekolah bisa berbeda.
FAQ
Kapan TKA 2026 gelombang 1 dilaksanakan?
26-29 Oktober 2026, dengan gelombang 2 pada 2-5 November 2026 dan pekan khusus pada 31 Oktober-1 November serta 7-8 November 2026.
Apa saja mata uji TKA?
Tiga mata pelajaran wajib (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika) dan dua mata pelajaran pilihan, ditambah Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.
Apakah hasil TKA memengaruhi kelulusan?
Tidak. TKA bukan penentu kelulusan; hasilnya dipakai untuk pemetaan mutu pendidikan dan validasi rapor dalam SNBP 2027.
Apa yang harus dicek peserta sebelum berangkat?
Data diri dan kartu peserta, jadwal dan sesi di sekolah masing-masing, perangkat dan koneksi untuk moda daring, serta tata tertib pelaksanaan.
Sumber: LensaHukum (24 Oktober 2026, mengutip taklimat media Kemendikdasmen 23 Oktober 2026 dan Detikcom); EdukasiA (24 Oktober 2026) untuk jadwal per hari; BsiNews (21 Oktober 2026) dan aturan ujian TKA (13 Oktober 2026). Artikel ini diterbitkan pada 25 Oktober 2026. Data peserta, kapasitas sistem, dan jadwal berasal dari sumber-sumber tersebut; penjelasan soal fungsi TKA mengacu pada keterangan Pusmendik Kemendikdasmen yang dikutip media-media itu.




