Ray-Ban Meta Indonesia akhirnya punya tanggal pasti. EssilorLuxottica dan Meta Platforms mengumumkan kacamata pintar AI Ray-Ban Meta dan Oakley Meta mulai dipasarkan di Indonesia pada 11 November 2026, dengan harga awal Rp8.799.000. Pengumuman resminya disampaikan kedua perusahaan pada Selasa, 3 November 2026 — dan bersamaan dengan itu, fitur Meta AI juga mulai tersedia bagi pengguna di Indonesia.
Ray-Ban Meta dan Oakley Meta adalah dua lini berbeda: Ray-Ban untuk pemakaian harian, Oakley untuk olahraga dan aktivitas luar ruang. Keduanya membawa Meta AI yang diakses lewat perintah suara, tanpa mengeluarkan ponsel dari saku.
Harga resmi Ray-Ban Meta dan Oakley Meta di Indonesia
EssilorLuxottica mematok harga awal untuk empat lini produk. Semuanya berlabel "mulai dari", yang berarti harga bisa naik tergantung pilihan warna, lensa, dan konfigurasi:
Oakley Meta HSTN: mulai Rp8.799.000.
Ray-Ban Meta (Gen 3): mulai Rp8.999.000.
Ray-Ban Meta Optics (Gen 2): mulai Rp9.399.000.
Oakley Meta Vanguard: mulai Rp10.999.000.
Dengan rentang Rp8,8 juta sampai Rp11 juta, kacamata AI ini jelas bermain di segmen premium. Sebagai gambaran, angka itu setara harga sebuah HP kelas menengah atas — misalnya vivo V80 Lite 5G yang dijual mulai Rp7.299.000 — padahal perangkat ini "hanya" kacamata. Bedanya, yang dijual di sini bukan sekadar lensa dan bingkai, melainkan kamera, audio, dan asisten AI yang menempel di wajah.
Ray-Ban Meta Gen 3: Wayfarer, Aviator, dan Zena
Untuk pasar Indonesia, Ray-Ban Meta (Gen 3) hadir dalam tiga desain ikonik: Wayfarer, Aviator, dan Zena. Ketiganya dibekali kamera terintegrasi 3K Ultra HD untuk mengambil foto dan video secara bebas genggam, speaker open-ear, serta Meta AI yang diakses lewat perintah suara. Ada pula susunan enam mikrofon terarah yang menurut klaim produsen dirancang untuk menangkap perintah suara lebih jernih saat menelepon.
Pengguna bisa bertanya soal apa yang mereka lihat, mendengarkan musik, menerima panggilan, menerjemahkan percakapan langsung, mengirim pesan, sampai merekam dari sudut pandang pertama — tanpa meraih ponsel. Daya tahan baterainya, menurut laporan InvestorTrust, diklaim mencapai sembilan jam pemakaian — angka yang perlu dicatat sebagai klaim, bukan hasil pengujian independen.
Ada pula lini Ray-Ban Meta Optics (Gen 2) untuk pengguna kacamata resep. Model Blayzer Optics (Gen 2) dan Scriber Optics (Gen 2) menawarkan lensa bening, Transitions, Polarized, dan Blue Light Filter, plus fleksibilitas penuh untuk lensa resep — jadi pengguna minus atau silinder pun bisa memakainya sebagai kacamata harian.
Oakley Meta HSTN dan Vanguard: untuk yang aktif bergerak
Oakley Meta menyasar pemakai yang berbeda. Dua variannya, HSTN dan Vanguard, dirancang untuk mendukung pergerakan, daya tahan, dan penyajian data real-time saat berolahraga.
Oakley Meta HSTN memadukan estetika yang berani dengan kamera terintegrasi 3K Ultra HD dan pengeras suara open-ear yang menyatu pada bingkai. Perangkat ini bersertifikasi ketahanan air IPX4, dan varian pilihannya dilengkapi lensa Oakley PRIZM yang diklaim meningkatkan kontras dan kejernihan penglihatan.
Oakley Meta Vanguard naik satu tingkat. Kamera ultra-lebar 12 MP dengan sudut pandang 122 derajat, peredam bising angin, speaker open-ear berdesibel tinggi, dan sertifikasi ketahanan air dan debu IP67. Vanguard juga terintegrasi dengan Strava dan Garmin untuk memantau performa secara real-time, termasuk detak jantung dan cadence, tanpa menengok jam atau ponsel.
Meta AI akhirnya tersedia di Indonesia
Peluncuran ini berbarengan dengan dibukanya akses Meta AI bagi pengguna di Indonesia. Tanpa asisten AI-nya, kacamata ini praktis hanya kamera dan earphone yang menempel di bingkai.
"Kami membangun superintelligence yang personal untuk siapa saja, dan kami sangat senang dapat membawanya lebih dekat kepada masyarakat Indonesia melalui kacamata AI terdepan di industri kami, berkolaborasi dengan EssilorLuxottica," kata Pieter Lydian, Managing Director Meta Indonesia, seperti dikutip Telko.id.
Senada, Dailami Aziz, President Director EssilorLuxottica Indonesia, menyebut perangkat ini dirancang untuk memperkaya aktivitas harian — dari mendengarkan musik, menelepon bebas genggam, menerjemahkan bahasa secara langsung, mengabadikan momen, sampai memantau performa olahraga secara real-time.
Analisis redaksi: yang sudah pasti, yang masih tanda tanya
Bagian ini perlu dipisah tegas dari klaim produsen di atas. Yang sudah terkonfirmasi: tanggal penjualan, daftar harga awal, varian dan desain, serta spesifikasi yang diumumkan resmi. Yang belum teruji: seberapa bagus kualitas foto dan video kamera 3K-nya dalam pemakaian nyata, seberapa akurat terjemahan langsung Meta AI dalam bahasa Indonesia sehari-hari, dan apakah klaim daya tahan baterai sembilan jam itu bertahan di luar kondisi pengujian.
Redaksi belum menguji perangkat ini secara langsung, jadi artikel ini adalah preview, bukan review. Informasi soal garansi dan layanan purna jual di Indonesia pun belum diumumkan — layak ditanyakan sebelum membeli.
Soal pasar, harga Rp8,8 juta ke atas membuat kacamata AI ini masih barang premium. Daya tariknya akan sangat bergantung pada seberapa sering pembeli benar-benar memakai fitur AI, kamera, dan audionya. Kalau kacamata ini berakhir lebih sering dipakai sebagai kacamata hitam biasa, harganya akan terasa berat.
Di mana bisa membeli
Mulai 11 November 2026, Ray-Ban Meta tersedia melalui dealer resmi Ray-Ban, sementara Oakley Meta lewat toko dan dealer resmi Oakley di seluruh Indonesia. Jaringan ritel EssilorLuxottica, termasuk 75 gerai Optik Seis pilihan, juga menjualnya. Lokasi toko terdekat bisa dicek melalui situs Optik Seis.
Buat yang ingin mencoba dulu, EssilorLuxottica menggelar pameran konsumen di ASHTA District 8, Jakarta Selatan, pada 16–22 November 2026 — kesempatan untuk merasakan langsung bobot dan cara kerja Meta AI-nya sebelum memutuskan.
FAQ
Kapan Ray-Ban Meta dijual di Indonesia?
Mulai 11 November 2026, melalui dealer resmi Ray-Ban dan Oakley serta 75 gerai Optik Seis pilihan di seluruh Indonesia.
Berapa harga Ray-Ban Meta di Indonesia?
Ray-Ban Meta (Gen 3) dibanderol mulai Rp8.999.000. Varian resepnya, Ray-Ban Meta Optics (Gen 2), mulai Rp9.399.000.
Berapa harga Oakley Meta HSTN?
Oakley Meta HSTN dibanderol mulai Rp8.799.000 — harga awal paling rendah di antara keempat lini. Oakley Meta Vanguard, varian tertingginya, mulai Rp10.999.000.
Apa bedanya Ray-Ban Meta dan Oakley Meta?
Ray-Ban Meta menyasar pemakaian harian dengan desain kasual (Wayfarer, Aviator, Zena). Oakley Meta dirancang untuk olahraga: kamera 3K, ketahanan air IPX4/IP67, dan Vanguard terintegrasi Strava dan Garmin.
Apakah Meta AI sudah bisa dipakai di Indonesia?
Ya. Bersamaan dengan peluncuran kacamata ini, Meta AI mulai tersedia bagi pengguna di Indonesia, termasuk untuk tanya-jawab visual dan terjemahan percakapan langsung.
Sumber: Telko.id (4 November 2026); Gizmologi (4 November 2026); Pricebook (3 November 2026); InvestorTrust, edisi bahasa Inggris (4 November 2026).




