Pada 26 Oktober 2026, tangga lagu harian Spotify Indonesia menampilkan pemandangan yang jarang terjadi: satu nama menguasai lima kursi sekaligus di 20 besar. Nama itu Raim Laode. Dunia Yang Nanti di peringkat kedua, Iqro' di peringkat ketiga, lalu Bersenja Gurau di posisi kedelapan, Lesung Pipi di posisi ke-12, dan Menari-nari di posisi ke-18.

Gabungan pemutaran kelima lagu itu mencapai sekitar 4,7 juta streaming dalam sehari, menurut laporan Detikcom. Di luar lima besar itu, Raim masih punya sembilan lagu yang bertengger di Top 200 Spotify Daily Chart Indonesia, termasuk Komang, yang sudah bertahan 1.351 hari di tangga lagu tersebut.

Raim Laode tampil di atas panggung

Dari Wakatobi, lewat panggung lawak

Raim, bernama asli La Ode Raimudin, lahir di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada 28 April 1994. Ia kuliah S-1 Pendidikan Sejarah di Universitas Halu Oleo, Kendari, dan aktif di komunitas Stand Up Indo Kendari sejak akhir 2014. Panggung nasional datang pada 2016, saat ia lolos sebagai finalis Stand Up Comedy Academy musim kedua (SUCA 2) Indosiar, bahkan bersama kakak kandungnya, Boy Laode.

Raim tersingkir di babak empat besar. Tapi justru dari panggung lawak itulah namanya melekat: rambut keriting, pembawaan ala Indonesia Timur, dan materi yang kerap bercerita tentang kampung halamannya. Pemerintah daerah kemudian mendaulatnya menjadi Duta Pariwisata Wakatobi.

Impian lama yang baru dikejar serius

Sebelum dikenal sebagai komika, Raim sebenarnya sudah bermusik. Single perdananya, Cemburu, dirilis pada 6 Oktober 2018, disusul Suasana Rumah (2019) dan Salah (2019). Di sela itu ia juga berakting, dari Cek Toko Sebelah (2016) hingga Kukira Kau Rumah (2022).

Titik baliknya datang pada 18 Agustus 2022, lewat Komang. Lagu itu diambil dari nama panggilan sang istri, Komang Ade Widiandari, dan ditulis dari pengalaman hubungan jarak jauh mereka: Raim di Jakarta, sang kekasih di Sulawesi Tenggara. Komang meledak lewat TikTok, merangkak ke puncak tangga lagu streaming, dan akhirnya diadaptasi menjadi film layar lebar yang tayang pada Idul Fitri 2025.

Raim Laode, pelantun lagu Komang

Mengapa lima lagu sekaligus bisa meledak?

Dominasi lima lagu dalam satu hari bukan sekadar soal satu lagu viral. Ini menandakan pendengar tidak hanya memutar satu hit, lalu pergi. Mereka menjelajahi katalognya. Komang membuka pintu, lagu-lagu lain menyusul masuk antrean putar.

Pola ini mirip perjalanan lagu-lagu viral lain di TikTok, yang kemudian bertahan karena pendengarnya memang kembali. Bedanya, katalog Raim tumbuh dari cerita personal yang konsisten: cinta yang sabar menunggu, kampung halaman, dan kehidupan sehari-hari yang diceritakan tanpa dibuat-buat. Bagi pendengar yang pertama kali mengenalnya lewat lawakan, lagu-lagu itu terasa seperti kelanjutan dari orang yang sama, bukan persona baru yang dipoles industri.

Di titik ini, label "komika yang kebetulan bisa nyanyi" sudah tidak lagi akurat. Raim adalah penulis lagu yang kebetulan memulai kariernya dari panggung lawak, dan chart 26 Oktober 2026 adalah bukti paling mutakhirnya.

Suasana konser musik Indonesia

Yang bisa dipetik pendengar dari cerita ini

Kisah Raim bukan kisah sukses instan. Dari open mic di Kendari pada 2014, SUCA 2 pada 2016, single pertama pada 2018, hingga Komang pada 2022, jaraknya delapan tahun. Lima lagu di 20 besar Spotify pada 2026 adalah hasil dari katalog yang dibangun pelan-pelan, bukan satu ledakan semalam.

Untuk yang baru mengenalnya, mulailah dari Komang, lalu lanjut ke lima lagu yang kini menguasai chart. Di antara Dunia Yang Nanti, Iqro', dan Lesung Pipi, akan terdengar benang merah yang sama: lagu yang ditulis dari hidup yang benar-benar dijalani. Baca juga kisah lagu-lagu viral lainnya di tren lagu lawas viral TikTok.

FAQ

Lagu Raim Laode apa saja yang masuk Top 20 Spotify pada 26 Oktober 2026?

Dunia Yang Nanti (peringkat 2), Iqro' (3), Bersenja Gurau (8), Lesung Pipi (12), dan Menari-nari (18).

Siapa sebenarnya Raim Laode?

Komika, aktor, dan penyanyi-penulis lagu asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara, kelahiran 28 April 1994. Ia dikenal lewat SUCA 2 (2016) sebelum sukses sebagai musisi lewat lagu Komang (2022).

Lagu Komang terinspirasi dari siapa?

Dari sang istri, Komang Ade Widiandari. Lagu itu ditulis saat mereka menjalani hubungan jarak jauh, dan kemudian diadaptasi menjadi film Komang yang tayang Idul Fitri 2025.

Sumber: laporan Detikcom tentang Spotify Daily Chart Indonesia 26 Oktober 2026; profil Raim Laode (Wikipedia dan Popmama); Unhas TV tentang film Komang. Artikel ini ditulis 27 Oktober 2026.

BsiNews: Raim Laode Dominasi Chart Spotify Indonesia | Unhas TV: Kisah Cinta Raim Laode dari Lagu ke Layar Lebar | Popmama: 9 Fakta Raim Laode, Suami Komang