Kata pesangon 2026 mendadak ramai dicari di Google pada Sabtu, 7 November 2026. Dua kabar besar bertemu di hari yang sama: aturan pesangon baru lewat Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2026 tentang Pelindungan Ketenagakerjaan, dan kabar restrukturisasi Canva yang menyentuh 1.271 karyawan. Keduanya sama-sama bicara soal orang kehilangan pekerjaan, tapi jangan buru-buru menyamakan isinya.
Yang satu aturan negara yang mengubah hak jutaan pekerja Indonesia. Yang lain kebijakan satu perusahaan teknologi Australia yang justru memberi pesangon jauh di atas rata-rata. Artikel ini menjelaskan apa yang sebenarnya berubah, dan apa artinya buat pekerja.
Apa yang Berubah di UU 27 Tahun 2026
DPR mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang pada Selasa, 6 Oktober 2026. Aturan yang terdiri dari 23 bab dan 313 pasal ini kemudian ditetapkan dan diundangkan pada 28 Oktober 2026 sebagai UU Nomor 27 Tahun 2026. UU ini merupakan tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023, yang memerintahkan regulasi ketenagakerjaan disusun dalam undang-undang tersendiri.
Perubahan yang paling banyak dibicarakan adalah penghapusan pengali pesangon 0,5 kali. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan seusai rapat paripurna bahwa pengali itu sudah tidak ada lagi. "Kalau kemarin masih ada istilahnya pengali pesangonnya 0,5, itu tentu sudah tidak ada lagi," kata Yassierli kepada wartawan.
Artinya, untuk kondisi PHK yang sebelumnya dihitung setengah dari hak pesangon, perhitungannya kini minimal satu kali hak pesangon berdasarkan masa kerja. Pemerintah juga menyatakan PHK dengan alasan efisiensi bakal diperketat, sehingga perusahaan tidak lagi mudah memutus hubungan kerja hanya dengan dalih penghematan biaya.
Apakah Pesangon Otomatis Jadi Dua Kali Lipat?
Tidak. Ini bagian yang paling sering disalahpahami. Penghapusan pengali 0,5 bukan berarti setiap pekerja yang di-PHK otomatis menerima pesangon dua kali lipat dari sebelumnya.
Besaran pesangon tetap mengikuti alasan PHK dan masa kerja. Uang pesangon dihitung 1 hingga 9 bulan upah berdasarkan masa kerja, lalu dikalikan faktor pengali yang berbeda-beda menurut alasan PHK. Menurut pemberitaan, pengali 1 kali berlaku untuk PHK karena efisiensi, 1,75 kali untuk pekerja yang memasuki usia pensiun, dan 2 kali untuk pekerja yang sakit berkepanjangan atau meninggal dunia. Di luar uang pesangon, pekerja juga berhak atas uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak.
Yang berubah adalah lantai bawahnya. Kondisi yang dulu hanya dibayar setengah kini dibayar penuh minimal satu kali. Bagi pekerja dengan masa kerja panjang yang di-PHK karena efisiensi, selisihnya terasa. Bagi yang di-PHK karena alasan lain dengan pengali yang memang sudah 1 kali atau lebih, perubahannya kecil.
Satu catatan penting: hingga akhir Oktober 2026, naskah final UU Pelindungan Ketenagakerjaan belum dipublikasikan secara resmi kepada masyarakat. Sejumlah detail, termasuk mekanisme dana cadangan pesangon yang disebut pemerintah akan diatur lewat peraturan pemerintah, masih menunggu teks resmi dan aturan pelaksana. Jadi, penjelasan di atas bersandar pada pernyataan resmi Menteri Ketenagakerjaan dan pemberitaan media kredibel, bukan pada bunyi pasal per pasal.
Sisi Lain: Canva dan Pesangon 6 Bulan Gaji
Pemicu kedua ramainya kata pesangon datang dari Australia. Co-founder dan CEO Canva, Melanie Perkins, mengumumkan restrukturisasi perusahaan lewat memo internal pada 3 November 2026, yang kemudian ramai diberitakan keesokan harinya. Sebanyak 1.271 orang, sekitar 22 persen dari total karyawan Canva, terdampak.
Namun angka itu perlu dibaca dengan hati-hati. Tidak semua dari 1.271 orang tersebut kehilangan pekerjaan. Sebagian akan pindah peran atau diminta relokasi ke kantor pusat perusahaan. Canva sendiri belum mengumumkan berapa orang yang pada akhirnya benar-benar keluar.
Bagi karyawan yang keluar, paket yang disiapkan Canva terbilang murah hati untuk ukuran PHK massal di industri teknologi. Mereka menerima gaji minimal enam bulan, sudah termasuk hak-hak normatif yang diwajibkan hukum, bukan enam bulan di luar hak tersebut. Jaminan kesehatan berlanjut 12 bulan di negara-negara tempat Canva menyediakannya, laptop MacBook perusahaan boleh dibawa pulang, dan karyawan mendapat pendampingan karier serta LinkedIn Premium selama setahun.
Canva juga membentuk Canva Collective Fund, dana hibah 10.000 dolar AS bagi karyawan yang keluar dan ingin merintis usaha atau proyek komunitas. Hibah ini bukan hadiah otomatis untuk semua orang: karyawan yang berminat harus mendaftarkan diri paling lambat 14 Desember 2026. Perkins dijadwalkan menjelaskan struktur baru perusahaan kepada karyawan dalam pertemuan seluruh karyawan pada 10 November 2026.
Jangan Samakan Aturan Indonesia dengan Kebijakan Canva
Dua kabar ini memang sama-sama memakai kata pesangon, tapi konteksnya berbeda jauh. UU 27/2026 adalah aturan negara yang berlaku untuk semua pekerja formal di Indonesia, dengan besaran yang dihitung dari upah dan masa kerja. Paket Canva adalah kebijakan sukarela satu perusahaan global, yang nilainya jauh melampaui kewajiban hukum di negara mana pun tempat mereka beroperasi.
Membandingkan keduanya secara langsung hanya akan menyesatkan. Yang bisa dibandingkan adalah prinsipnya: pesangon yang layak memberi pekerja waktu untuk bangkit, bukan sekadar menutup pintu keluar.
Yang Sebaiknya Dilakukan Pekerja Sekarang
Selagi menunggu naskah resmi UU 27/2026 dan aturan pelaksananya, ada beberapa hal praktis yang bisa dilakukan. Simpan salinan perjanjian kerja dan slip gaji, karena keduanya menjadi dasar perhitungan bila terjadi PHK. Pahami alasan PHK yang tertulis dalam surat perusahaan, sebab alasan itulah yang menentukan pengali pesangon. Bila merasa PHK dilakukan sepihak atau tidak sesuai prosedur, pekerja bisa berkonsultasi ke serikat pekerja atau Dinas Ketenagakerjaan setempat sebelum menandatangani apa pun.
Untuk konteks yang lebih luas soal kondisi ekonomi pekerja, baca juga pembahasan UMP 2027 dan perdebatan data ekonomi 2026 di Klik Fakta.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa itu pengali pesangon 0,5 yang dihapus UU 27/2026?
Pengali 0,5 adalah faktor dalam perhitungan pesangon yang membuat sebagian kondisi PHK hanya dibayar setengah dari hak pesangon. UU 27/2026 menghapusnya, sehingga pengali terendah kini menjadi 1 kali hak pesangon berdasarkan masa kerja.
Kapan UU 27 Tahun 2026 disahkan?
DPR mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026, dan undang-undang ini ditetapkan serta diundangkan pada 28 Oktober 2026 sebagai UU Nomor 27 Tahun 2026.
Apakah semua pekerja yang di-PHK kini dapat pesangon dua kali lipat?
Tidak. Besaran pesangon tetap bergantung pada alasan PHK dan masa kerja. Penghapusan pengali 0,5 hanya menaikkan lantai bawah perhitungan menjadi minimal 1 kali hak pesangon.
Berapa pesangon yang diberikan Canva kepada karyawan yang keluar?
Minimal enam bulan gaji, sudah termasuk hak normatif, ditambah jaminan kesehatan 12 bulan, MacBook boleh dibawa pulang, dan kesempatan mengajukan hibah 10.000 dolar AS lewat Canva Collective Fund.
Apakah 1.271 karyawan Canva semuanya dipecat?
Tidak. Angka 1.271 adalah jumlah orang yang terdampak restrukturisasi, termasuk yang pindah peran atau relokasi. Canva belum mengumumkan berapa orang yang akhirnya benar-benar keluar dari perusahaan.
Sumber: Tirto.id, "Sudah Amankah Buruh Usai Adanya UU Pelindungan Ketenagakerjaan?", Oktober 2026; Rival.co.id, "Kenapa Pesangon Trending? Aturan Baru UU 27/2026 dan Pesangon 6 Bulan Gaji dari Canva", 7 November 2026; SeputarSambas.id, "UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Baru, Apa yang Berubah", 28 Oktober 2026; TheStreet, "Canva CEO Apologizes, Makes Unusual Promise Amid Layoffs", 5 November 2026; People Matters, "Canva Layoffs: 22% Employees to Exit", 4 November 2026. Diakses 7 November 2026.




