Olympique Marseille memenangi laga paling liar di pekan 8 Ligue 1. Tuan rumah unggul 4-0 atas Le Havre hingga menit ke-55 di Orange Vélodrome, Minggu (25/10/2026), lalu nyaris kehilangan semuanya: tiga gol balasan dalam 12 menit terakhir membuat skor akhir menjadi 4-3.
Kemenangan ini terasa seperti dua pertandingan dalam satu sore. Satu jam pertama milik Marseille sepenuhnya. Dua belas menit terakhir milik Le Havre, tim papan bawah yang menolak pulang dengan tangan kosong.
Babak Pertama: Marseille Memimpin 2-0 Tanpa Balasan
Gol pembuka datang sangat cepat. CJ Egan-Riley membawa Marseille unggul pada menit ke-5. Timothy Weah menggandakan keunggulan pada menit ke-33, dan Marseille menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Le Havre bukan tanpa perlawanan, tapi mereka tidak punya jawaban atas tekanan tuan rumah di 45 menit pertama. Skor 2-0 saat jeda masih terlihat normal untuk laga kandang tim besar melawan tim papan bawah.
Menit 50-55: Dua Gol, Skor 4-0, Laga Terlihat Selesai
Babak kedua dimulai dengan cara yang sama. Igor Paixão mencetak gol ketiga Marseille pada menit ke-50, dan Himad Abdelli menambah gol keempat lima menit kemudian. Pada menit ke-55, papan skor menunjukkan 4-0.
Di titik ini, pertandingan terlihat selesai. Tidak ada tanda-tanda bahwa Le Havre akan mencetak satu gol pun, apalagi tiga.
Menit 77-89: 12 Menit yang Mengubah Cerita
Le Havre memulai kebangkitannya dari titik penalti. Josh Maja mencetak gol dari titik putih pada menit ke-77, mengubah skor menjadi 4-1. Sembilan menit kemudian, Lamine N'Diaye memperkecil ketertinggalan menjadi 4-2 pada menit ke-86.
Drama mencapai puncaknya pada menit ke-89. Maja mencetak gol keduanya lewat sundulan, memanfaatkan umpan Kaito Mizuta, dan skor menjadi 4-3. Wasit Clément Turpin meniup peluit panjang pada menit 90+13, dan Marseille akhirnya selamat dengan tiga poin.
Statistik pertandingan justru memperkuat kesan bahwa Marseille lolos dari lubang yang mereka gali sendiri. Le Havre melepaskan 22 tembakan berbanding 11 milik Marseille, dan unggul 7-5 dalam tembakan tepat sasaran. Marseille menguasai bola 53 persen, tapi angka itu tidak menggambarkan 12 menit terakhir, ketika Le Havre menyerang tanpa henti.
Apa Artinya buat Pekan 8 Ligue 1
Hasil ini menutup pekan yang penuh kejutan di Prancis. Di laga lain pekan 8, Rennes menang 3-0 atas Strasbourg, Monaco bermain imbang 1-1 dengan Lille, Marseille-Le Havre menjadi laga dengan gol terbanyak, sementara Angers vs Lorient dan Toulouse vs Troyes berakhir tanpa gol. Brest kalah 1-2 dari Nice pada laga pembuka pekan, dan Lens menang 2-1 atas Paris FC.
Bagi Marseille, tiga poin ini penting, tapi caranya mengundang pertanyaan. Tim yang unggul 4-0 di kandang tidak seharusnya membiarkan lawan mencetak tiga gol dalam 12 menit. Bagi Le Havre, kekalahan ini pahit karena mereka begitu dekat dengan hasil imbang yang mustahil, tapi juga bukti bahwa tim ini tidak menyerah meski tertinggal jauh.
FAQ Singkat
Kapan Marseille vs Le Havre dimainkan?
Minggu, 25 Oktober 2026, di Orange Vélodrome, Marseille, pada pekan 8 Ligue 1 musim 2026/2027.
Siapa pencetak gol Marseille?
CJ Egan-Riley (5'), Timothy Weah (33'), Igor Paixão (50'), dan Himad Abdelli (55').
Bagaimana Le Havre bisa membalas tiga gol?
Josh Maja mencetak gol penalti pada menit ke-77 dan gol sundulan pada menit ke-89, sementara Lamine N'Diaye mencetak gol pada menit ke-86.
Sumber: Sky Sports — Marseille vs Le Havre: statistik pertandingan; PSG.fr — Ligue 1 Matchday 8 results; beIN SPORTS (YouTube) — Extended Highlights Marseille vs Le Havre. Tidak ada tautan internal yang relevan (artikel Ligue 1 sebelumnya membahas laga PSG-Lyon yang sengaja tidak diulang di sini).




