Liverpool memastikan tiket perempat final Carabao Cup usai mengalahkan Chelsea melalui adu penalti 6-5 di Anfield, Kamis, 29 Oktober 2026 dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal, dan pemenang baru ditentukan setelah delapan penendang dari masing-masing tim maju ke titik putih.
Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Liverpool menjadi lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, setelah sebelumnya mereka menelan kekalahan dari Manchester City. Di babak berikutnya, Bournemouth sudah menanti di Anfield pada 15 Desember 2026.
Jalannya pertandingan: dua penalti dalam tiga menit
Chelsea unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti Morgan Rogers pada menit ke-40. Tiga menit berselang, Liverpool menyamakan kedudukan lewat penalti Cody Gakpo. Skor 1-1 itu bertahan hingga jeda dan tidak berubah sampai waktu normal berakhir, meski kedua tim sama-sama mendapat sederet peluang emas di babak kedua.
Di babak adu penalti, drama memuncak. Dua eksekutor Liverpool gagal, sementara tiga eksekutor Chelsea gagal menunaikan tugasnya. Wesley Fofana menjadi sorotan utama: bek tengah Chelsea itu sudah merugikan timnya di waktu normal lewat handball saat situasi sepak pojok yang berbuah penalti bagi Liverpool, lalu gagal sebagai penendang kedelapan Chelsea ketika tembakannya melambung tinggi.
Selain Fofana, Valentin Barco dan Emmanuel Emegha juga gagal dari titik putih untuk Chelsea. Di kubu Liverpool, Konstantinos Tsimikas dan Ryan Gravenberch sempat gagal, tetapi Joe Gomez memastikan kemenangan lewat eksekutor penentu.
Apa kata kedua pelatih?
Pelatih Chelsea Xabi Alonso tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya dan menilai timnya menunjukkan perkembangan signifikan serta keberanian bersaing ketat di kandang Liverpool. Namun, ia juga secara terbuka menyebut Carabao Cup sebagai kompetisi yang paling tidak penting bagi timnya musim ini. "Ini hanya hambatan kecil di kompetisi ini. Ini mungkin kompetisi yang paling tidak penting bagi kami sepanjang tahun ini, jadi kami harus segera melangkah maju," ujar Alonso.
Pernyataan itu bisa dibaca dua arah: upaya meredam kekecewaan, atau penegasan prioritas bahwa Liga Inggris dan Liga Champions berada di atas piala domestik. Yang jelas, Chelsea kini harus mengalihkan fokus ke ujian berikutnya melawan Manchester United di Premier League akhir pekan ini.
Di sisi lain, pelatih Liverpool Andoni Iraola memuji kerja keras anak asuhnya yang pantas mendapatkan tiket ke babak berikutnya. Menariknya, Iraola kini harus menghadapi Bournemouth, klub yang disebut-sebut punya kaitan dengannya, pada perempat final nanti.
Gakpo, spesialis Carabao Cup
Gol penyeimbang ke gawang Chelsea menambah catatan produktif Cody Gakpo di kompetisi ini. Sebelumnya, ia mencetak gol ketika Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur 3-1 pada babak ketiga. Sejak musim 2023/2024, Gakpo telah membukukan 11 gol dan dua assist dalam 12 pertandingan Carabao Cup, jumlah gol terbanyak di antara pemain lain selama periode yang sama menurut statistik yang dilaporkan Detik Sport.
Catatan itu menjelaskan mengapa Gakpo begitu diandalkan di piala domestik: ia bukan sekadar pelapis yang mengisi jadwal padat, melainkan pemain yang secara konsisten menentukan hasil di kompetisi ini.
Apa selanjutnya?
Liverpool akan menjamu Bournemouth di Anfield pada perempat final 15 Desember 2026, dengan satu langkah lagi menuju semifinal. Chelsea, sebaliknya, angkat koper lebih awal dan harus membuktikan bahwa pernyataan Alonso soal prioritas bukan sekadar pelipur lara, lewat hasil di Premier League akhir pekan ini.
FAQ: Liverpool vs Chelsea Carabao Cup
Berapa skor Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup?
Imbang 1-1 di waktu normal, Liverpool menang 6-5 lewat adu penalti di Anfield pada 29 Oktober 2026 dini hari WIB.
Siapa pencetak gol di waktu normal?
Morgan Rogers lewat penalti menit ke-40 untuk Chelsea, dan Cody Gakpo lewat penalti tiga menit kemudian untuk Liverpool.
Siapa lawan Liverpool di perempat final?
Bournemouth, di Anfield pada 15 Desember 2026.
Delapan penendang, tiga kegagalan Chelsea, dan satu malam di Anfield yang lagi-lagi membuktikan bahwa di piala domestik, nama besar tidak menjamin apa-apa. Baca juga: hasil Carabao Cup lainnya, Man City lolos dramatis.
Sumber: LensaHukum, "Liverpool Singkirkan Chelsea Usai Fofana Gagal Penalti" (29 Oktober 2026), lensahukum.co.id; Megapolis, "Carabao Cup: Liverpool Tekuk Chelsea Lewat Adu Penalti Dramatis" (29 Oktober 2026), megapolis.id; LigaOlahraga, "Chelsea Gugur di Carabao Cup, Alonso Sebut Kompetisi Paling Tidak Penting" (29 Oktober 2026), ligaolahraga.com.




