Sejarah ditulis di Highbury Stadium pada Selasa malam (27/10/2026). Fleetwood Town, tim League Two alias kasta keempat sepak bola Inggris, menyingkirkan juara bertahan Liga Inggris Arsenal dari babak 16 besar Carabao Cup 2026/27 lewat adu penalti 5-3, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit.

Ini bukan sekadar kejutan biasa. Fleetwood melaju ke perempat final Carabao Cup untuk pertama kalinya dalam 118 tahun sejarah klub, sementara Arsenal menelan kekalahan dari tim kasta keempat untuk pertama kalinya sejak disingkirkan Bradford City — juga lewat adu penalti — pada 2012.

Stadion sepak bola pada laga malam hari di bawah lampu sorot

Drone, Gol Cepat, dan Kartu Merah

Laga ini sudah terasa aneh sejak awal. Sebuah drone yang terbang tanpa izin di atas stadion membuat wasit Michael Salisbury menghentikan pertandingan selama sekitar delapan menit, dan kedua tim sempat meninggalkan lapangan sebelum laga dilanjutkan.

Fleetwood justru memanfaatkan suasana itu. Pada menit 21, Aaron Loupalo-Bi, pemain pinjaman dari Fulham, lepas dari kawalan bek muda Arsenal Marli Salmon dan menaklukkan kiper debutan Illan Meslier untuk membawa tuan rumah unggul 1-0. Skor itu bertahan hingga turun minum, meski Arsenal menguasai bola jauh lebih banyak.

Arsenal baru menyamakan kedudukan lima menit selepas jeda. Viktor Gyökeres mencetak gol pada menit 50 untuk membuat skor 1-1. Tapi The Gunners tak pernah benar-benar menemukan gol kedua, dan masalah mereka bertambah pada menit 85 ketika Max Dowman diusir wasit karena menendang pemain lawan setelah ditekel.

Bola sepak di dalam gawang setelah gol tercipta

Adu Penalti: Lynch Jadi Pahlawan

Di Carabao Cup, tidak ada perpanjangan waktu pada babak ini — laga langsung ditentukan lewat adu penalti. Fleetwood mengeksekusi dengan sempurna: Ryan Coughlan, Harry Neal, Will Davies, Alex Cannon, dan Conor Haughey semuanya mencetak gol.

Arsenal membuka tiga penaltinya dengan baik lewat Martin Ødegaard, Kai Havertz, dan Gyökeres. Namun eksekusi keempat, yang diambil rekrutan musim panas Bruno Guimarães, berhasil dihentikan kiper Fleetwood Jay Lynch. Skor adu penalti pun berhenti di 5-3, dan Highbury Stadium meledak — suporter tuan rumah bahkan masuk ke lapangan untuk merayakan kemenangan terbesar dalam sejarah klub.

Statistik pertandingan menggambarkan betapa tidak masuk akalnya hasil ini: Arsenal menguasai bola sekitar 78 persen dan melepaskan 26 tembakan, berbanding hanya tiga tembakan Fleetwood. Tapi sepak bola piala memang tidak dimenangi lewat statistik.

Suporter sepak bola merayakan kemenangan di tribun stadion

Apa Artinya Buat Arsenal dan Fleetwood

Bagi Arsenal, ini pukulan telak di tengah musim. Tersingkir dari satu jalur trofi oleh tim yang terpaut 84 peringkat — Fleetwood saat ini menghuni peringkat 18 League Two — akan memicu pertanyaan soal kedalaman skuad dan sikap tim saat menghadapi lawan yang dianggap lebih lemah. Mikel Arteta sendiri sebelum laga sudah mengingatkan bahwa reputasi dan kebanggaan tim dipertaruhkan di laga seperti ini.

Bagi Fleetwood, ini malam yang akan diceritakan turun-temurun. Mereka sudah menyingkirkan Sheffield United 1-0 pada babak sebelumnya, lalu kini mengalahkan sang juara Inggris. Undian perempat final akan digelar setelah laga Liverpool vs Chelsea pada Rabu malam waktu Inggris, dan siapa pun lawan berikutnya, Fleetwood sudah memastikan namanya masuk buku sejarah Carabao Cup.

Di partai Selasa malam lainnya, Bradford City menang 2-0 atas Peterborough United, sehingga satu tim kasta bawah dipastikan melaju ke perempat final — entah Bradford atau Fleetwood, kisah tim kecil di Carabao Cup musim ini belum selesai.

Baca juga: Carabao Cup: Liverpool vs Chelsea, Duel Panas di Anfield

FAQ

Berapa skor Fleetwood vs Arsenal di Carabao Cup?

Fleetwood Town menang atas Arsenal lewat adu penalti 5-3 setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit, Selasa 27 Oktober 2026, pada babak 16 besar Carabao Cup 2026/27.

Siapa pencetak gol Fleetwood vs Arsenal?

Gol Fleetwood dicetak Aaron Loupalo-Bi pada menit 21, sedangkan gol Arsenal dicetak Viktor Gyökeres pada menit 50.

Mengapa Arsenal bermain dengan 10 pemain?

Max Dowman diusir wasit pada menit 85 karena menendang pemain Fleetwood setelah ditekel, sehingga Arsenal menuntaskan laga dengan 10 pemain.

Kapan terakhir Arsenal kalah dari tim kasta keempat?

Terakhir kali Arsenal kalah dari tim kasta keempat adalah pada 2012, saat disingkirkan Bradford City lewat adu penalti di Carabao Cup.

Sumber: USA Today, Arsenal suffers historic upset vs fourth-tier team; Read Arsenal, Arsenal crash out of Carabao Cup; The Intercept, EFL Cup: League Two side Fleetwood Town eliminate Arsenal; NBC Sports, League Cup fourth round scores (semua diakses 28/10/2026). Catatan redaksi: satu sumber tabulasi menyebut skor adu penalti 5-4, tetapi tiga laporan pertandingan independen dan urutan penendang yang terperinci menunjukkan skor 5-3 — Arsenal mencetak tiga penalti sebelum eksekusi keempat gagal, sehingga penendang kelima tidak diperlukan.