Sebuah video yang mengatasnamakan Hotman Paris belakangan ramai dibagikan di Facebook. Dalam video itu, sosok yang mirip sang pengacara kondang menjanjikan hadiah Rp100 juta bagi siapa pun yang bisa menjawab kuis tebak gambar. Tim Cek Fakta Liputan6 menelusurinya dan memastikan: itu hoaks. Video beredar di Facebook sejak 14 Oktober 2026 itu ternyata memakai suara hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Unggahan tersebut menampilkan narasi: "Bagi siapa saja yang menemukan video ini dan bisa menebak kata gambarnya dengan benar saya kasih hadiah, untuk clue petunjuknya adalah profesi pekerjaan saya. Jika jawaban kamu benar, maka berhak mendapatkan hadiah dari saya Rp 100 juta. Khusus hari ini, siapa cepat dia dapat, tulis jawaban kalian di komentar." Postingan itu diberi keterangan tambahan: "Buruan, tebak profesi saya." Sekilas meyakinkan. Sosoknya tampak seperti Hotman Paris, suaranya pun mirip. Tapi Cek Fakta menemukan dua kejanggalan yang membongkarnya.
Hasil Deteksi AI: Suara 96,5% Rekayasa
Langkah pertama penelusuran menggunakan situs pendeteksi konten AI, Hive Moderation. Hasilnya tajam: 96,5 persen suara dalam video itu merupakan modifikasi AI. Sementara gambar videonya sendiri hanya 0,9 persen terdeteksi sebagai modifikasi AI — artinya yang dipakai adalah video asli dengan suara palsu yang ditempelkan. Modus yang umum dalam penipuan kuis berhadiah: wajah dan gerakan tokoh publik yang sudah dikenal, lalu narasinya diganti total dengan suara tiruan.
Video Aslinya: Promosi Klub Hollywings, Bukan Kuis
Cek Fakta kemudian melacak sumber videonya ke akun Instagram resmi Hotman Paris, @hotmanparisofficial. Ketemu. Video yang identik memang ada — tapi isinya jauh berbeda dari versi viral itu.
Dalam video aslinya, Hotman sama sekali tidak bicara soal kuis berhadiah. Ia justru mengajak para pramugari dari berbagai maskapai — Garuda, Batik, Lion, sampai private jet — untuk mendaftar sebagai tamu di situs web HW Group (Hollywings) agar sering diundang gratis ke berbagai acara. Ia menyebut ada 67 klub, termasuk Hclub SCBD, Ambyar, Super House, W Super Club, hingga Hellent dan Atlas. Intinya promosi bisnis, bukan bagi-bagi uang.
Waspadai Pola Penipuan Kuis Berhadiah
Kasus ini bukan yang pertama. Penipuan kuis berhadiah mengatasnamakan tokoh publik biasanya punya pola yang sama: janji hadiah besar yang "khusus hari ini", desakan agar korban cepat merespons lewat komentar, lalu ujung-ujungnya korban diminta mengklik tautan, mengunduh aplikasi, atau mentransfer sejumlah "biaya administrasi". Hadiahnya tentu tidak pernah ada.
Cara termudah menghindarinya: cek akun aslinya. Kalau Hotman Paris benar-benar bagi-bagi Rp100 juta, kabarnya pasti muncul di akun Instagram resminya yang terverifikasi — bukan di akun Facebook acak yang baru muncul. Dan kalau menemukan video mencurigakan, jangan disebarkan ulang; teknologi pendeteksi penipuan kini sudah tersedia di ponsel untuk membantu mengenali modus seperti ini.
FAQ
Apakah video Hotman Paris bagi-bagi Rp100 juta itu asli?
Tidak. Cek Fakta Liputan6 memastikan video itu hoaks. Suaranya 96,5% hasil rekayasa AI, sementara video aslinya berisi promosi klub Hollywings.
Di mana video palsu itu beredar?
Di Facebook, sejak 14 Oktober 2026, dengan narasi ajakan menebak profesi Hotman Paris untuk memenangkan Rp100 juta.
Apa isi video asli Hotman Paris?
Ajakan kepada para pramugari untuk mendaftar sebagai tamu di situs web HW Group agar sering diundang gratis ke acara-acara klub. Tidak ada kuis berhadiah.
Bagaimana cara mengenali video kuis berhadiah palsu?
Cek ke akun resmi tokohnya yang terverifikasi, waspadai desakan "khusus hari ini", dan jangan pernah mentransfer uang atau mengklik tautan mencurigakan demi "biaya administrasi" hadiah.
Sumber: Cek Fakta Liputan6 — "Cek Fakta: Hoaks Video Hotman Paris Gelar Kuis Berhadiah Rp 100 Juta di Facebook" (diterbitkan 21 Oktober 2026); analisis konten AI via Hive Moderation; akun Instagram @hotmanparisofficial. Tanggal akses: 21 Oktober 2026.




