Di awal Oktober 2026, dua survei yang tidak saling kenal terbit hampir bersamaan — satu dari Herbalife soal kesehatan, satu dari American Express soal perjalanan — dan keduanya seolah menggambar orang yang sama: anak muda yang bangun lebih awal untuk olahraga, memikirkan jam tidurnya, lalu memesan tiket liburan sebelum cicilan lain dibayar. Bagi Gen Z dan milenial, kesehatan dan liburan bukan lagi hadiah di ujung bulan yang baik. Keduanya sudah naik kelas jadi pos yang dipertahankan lebih dulu.

Yang menarik bukan cuma angkanya, melainkan urutannya — dan apa yang dikatakan pergeseran ini tentang gaya hidup Gen Z 2026. Pos yang dulu dianggap mewah — tidur cukup, badan bugar, jeda yang berarti — kini ditaruh di depan, sementara pos lain bergeser ke belakang. Artikel ini membedah tiga pos itu satu per satu, berikut catatan penting soal cara membaca survei-survei tersebut.

Sekelompok anak muda jogging bersama di taman pada pagi hari

Tidur naik ke puncak, bukan otot

Survei Asia Pacific Wellness Culture 2026 dari Herbalife mencatat, di kalangan Gen Z Indonesia, hal yang paling ingin diperbaiki bukan massa otot, melainkan kualitas tidur — 52 persen. Disusul pola makan 50 persen, pengelolaan stres 49 persen, dan kesejahteraan emosional 36 persen. CNN Indonesia menambahkan, 58 persen Gen Z mengaku sudah memperbaiki kebiasaan tidurnya.

Angka itu tidak muncul dari ruang kosong. Jakpat, dalam laporan yang dimuat Katadata Databoks pada 2024 dengan 1.155 responden, menemukan 54 persen Gen Z Indonesia mengalami gangguan tidur, sementara perubahan suasana hati dilaporkan 61 persen. Survei Jakpat ini berbeda dengan milik Herbalife dan tidak bisa dibandingkan langsung, tapi gambarnya senada: masalahnya nyata, dan orang mulai mencari jalan keluarnya.

Bagi pekerja usia 25–45, ini terasa familier. Jam kerja yang tidak jelas batasnya, notifikasi malam hari, dan kerja jarak jauh yang mengaburkan garis antara kantor dan kamar membuat tidur jadi hal pertama yang dikorbankan. Menjadikannya prioritas adalah cara paling murah untuk menjaga produktivitas — dan hampir tidak bergantung pada produk apa pun. Tren ini sejalan dengan yang kami bahas sebelumnya di Sleepmaxxing, Tren Tidur yang Viral di 2026.

Olahraga: dari target otot ke paket pemulihan

Survei Herbalife yang sama mencatat 72 persen Gen Z dan 79 persen milenial Indonesia mengaku lebih sering melakukan aktivitas kesehatan dan kebugaran dibanding tiga tahun lalu. Angka itu berada di atas rata-rata nasional sebesar 71 persen, menurut laporan JPNN yang mengutip ObserverID.

Yang berubah bukan cuma frekuensinya, melainkan definisi "sehat" itu sendiri. Gym dan lari tidak lagi berdiri sendiri. Olahraga kini dihitung sebagai satu dari beberapa tuas — bersama tidur, makan, dan kondisi emosi — mirip cara pelari serius membicarakan recovery sebelum membicarakan pace. Bagi pekerja kantoran, kombinasi itu masuk akal: ketiganya berdampak langsung pada energi esok hari, jadi hasilnya terasa dalam hitungan minggu. Soal lari sebagai penanda gaya hidup, baca juga Tren Lari di Indonesia 2026.

Liburan: bukan hadiah, tapi pos wajib

Di sisi perjalanan, laporan American Express Travel 2026 mencatat sekitar 74 persen milenial dan Gen Z menganggap traveling sebagai pengeluaran yang tidak bisa dikurangi. Sebanyak 64 persen bersedia menerima pekerjaan dengan tunjangan lebih sedikit asalkan pekerjaan itu memberi keleluasaan bepergian, dan 83 persen memilih pengalaman autentik dibanding tempat wisata populer.

Detailnya makin menegaskan bahwa liburan sudah dipakai sebagai penanda fase hidup, bukan sekadar kabur dari kantor. Laporan yang sama menyebut 89 persen milenial dan Gen Z menganggap penting menyisakan waktu di itinerary untuk jajanan lokal, dan 79 persen menilai perjalanan di sekitar momen penting — seperti ulang tahun atau pencapaian karier — terasa lebih berharga daripada liburan biasa.

Sekelompok teman berpetualang di alam terbuka dengan ransel

Boros atau justru lebih hitung-hitungan?

Kesan "anak muda menghabiskan uang untuk liburan" sering dibantah oleh data lain. Studi PATA bersama Euromonitor yang dikutip CNN Indonesia menyebut 25 persen wisatawan Gen Z Asia Pasifik menjadikan value for money sebagai pertimbangan utama. Mereka tidak sekadar membeli pengalaman; mereka membandingkan, menunda, dan memilih.

Di sinilah dua survei tadi bertemu. Prioritas bukan berarti pengeluaran tanpa batas. Yang berubah adalah urutannya: pos yang dianggap menopang kualitas hidup — tubuh yang sehat, jeda yang berarti — ditaruh di depan, sementara pos lain, seperti kendaraan mewah dalam studi yang sama, bergeser ke belakang.

Kalau 64 persen pekerja muda mau menukar tunjangan dengan fleksibilitas, perusahaan punya alat tawar baru yang tidak harus berupa uang: cuti yang lebih lentur, jam kerja yang bisa diatur, dan hak istirahat yang dihormati. Sebaliknya, merek kebugaran, makanan sehat, perangkat tidur, dan penyedia perjalanan akan bersaing memperebutkan pos "tak bisa ditawar" yang sama.

Baca surveinya dengan kepala dingin

Ada dua hal yang sering luput saat membaca survei seperti ini. Pertama, "mengaku lebih aktif" berbeda dengan "benar-benar lebih sehat". Jawaban survei adalah persepsi, bukan hasil pengukuran. Kedua, tidak semua orang punya ruang untuk menaruh liburan atau gym di posisi pertama. Bagi banyak pekerja, prioritas masih ditentukan oleh sewa, cicilan, dan biaya transportasi.

Dan ada catatan soal sumbernya. Angka American Express berasal dari survei global, bukan khusus Indonesia — sumber yang tersedia tidak memisahkan responden Indonesia, jadi tepat membacanya sebagai gambaran sikap generasi di banyak negara, bukan klaim tentang seberapa sering orang Jakarta atau Surabaya benar-benar berangkat. Sementara itu, Herbalife adalah perusahaan yang menjual produk nutrisi dan American Express menjual layanan perjalanan serta kartu. Mereka punya kepentingan agar pembacanya merasa kesehatan dan liburan memang pos wajib. Itu tidak membuat datanya salah, tetapi laporan versi publik yang tersedia tidak memuat rincian metodologi, seperti jumlah responden Indonesia dan periode lapangan.

Meski begitu, arahnya cukup jelas. Generasi yang kini berusia 25–45 mulai memperlakukan energi dan waktu sebagai aset yang harus dilindungi, sama seriusnya dengan uang. Pertanyaan praktisnya bukan lagi "apakah aku boleh ambil cuti?", melainkan "pos apa di hidupku yang sebenarnya tidak boleh dikorbankan — dan apakah rekening serta kalenderku mencerminkannya?" Jawaban jujur atas pertanyaan itu lebih berguna daripada angka survei mana pun.

Seseorang tidur nyenyak di kamar dengan cahaya pagi

FAQ

Berapa persen Gen Z Indonesia yang makin aktif menjaga kesehatan menurut survei Herbalife 2026?

Survei Asia Pacific Wellness Culture 2026 mencatat 72 persen Gen Z dan 79 persen milenial Indonesia mengaku lebih sering melakukan aktivitas kesehatan dan kebugaran dibanding tiga tahun lalu, di atas rata-rata nasional 71 persen.

Apa yang paling ingin diperbaiki Gen Z Indonesia soal kesehatan?

Kualitas tidur, 52 persen, disusul pola makan 50 persen dan pengelolaan stres 49 persen. Sebanyak 58 persen Gen Z mengaku sudah memperbaiki kebiasaan tidurnya.

Berapa persen milenial dan Gen Z yang menganggap liburan wajib?

Laporan American Express Travel 2026 menyebut sekitar 74 persen milenial dan Gen Z menganggap traveling sebagai pengeluaran yang tidak bisa dikurangi. Angka ini berasal dari survei global, bukan khusus Indonesia.

Apakah Gen Z rela mengorbankan tunjangan kerja demi liburan?

Menurut laporan yang sama, 64 persen milenial dan Gen Z bersedia menerima pekerjaan dengan tunjangan lebih sedikit bila pekerjaan itu memberi keleluasaan untuk bepergian.

Sumber: MoveToday, "Gen Z dan Milenial 2026: Tidur, Olahraga, dan Liburan Jadi Pos 'Tak Bisa Ditawar'" (4 November 2026); Survei Asia Pacific Wellness Culture 2026 (Herbalife) via ObserverID, JPNN, Koran Jakarta, dan CNN Indonesia; Laporan American Express Travel 2026 via CNN Indonesia (22 Oktober 2026); Jakpat via Katadata Databoks (2024, 1.155 responden); studi PATA–Euromonitor via CNN Indonesia. Artikel ini diterbitkan 6 November 2026. Angka American Express berasal dari survei global, bukan khusus Indonesia.