Sebuah tabung LPG 3 kilogram meledak di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis dini hari (5/11/2026). Sepuluh rumah rusak dan tujuh warga terluka. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tabung gas yang dipakai jutaan rumah tangga setiap hari tetap menyimpan risiko bila tidak ditangani dengan benar.

Kabar baiknya, sebagian besar kecelakaan tabung gas bisa dicegah. Kuncinya ada pada kebiasaan kecil yang sering diabaikan: memeriksa kondisi tabung, memasang regulator dengan benar, dan tahu apa yang harus dilakukan saat tercium bau gas.

Tabung gas LPG dan kompor di dapur rumah

1. Beli di pangkalan resmi, periksa segelnya

Langkah pertama dimulai sebelum tabung masuk dapur. Belilah tabung LPG di pangkalan atau agen resmi, bukan dari penjual yang tidak jelas asal-usulnya. Tabung resmi dilengkapi segel plastik pada katupnya. Kalau segel rusak atau sudah terbuka, jangan terima tabung tersebut.

Periksa juga kondisi fisik tabung. Hindari tabung yang penyok parah, berkarat berat, atau katupnya longgar. Tabung yang sudah tidak layak pakai sebaiknya ditukar, bukan dipaksakan.

2. Pasang regulator sampai bunyi klik dan tidak goyang

Kesalahan paling umum terjadi di sini. Regulator harus terpasang rapat dan tidak goyang. Pastikan karet seal di dalam regulator masih utuh dan elastis. Karet seal yang sudah keras, retak, atau hilang adalah penyebab kebocoran yang paling sering terjadi.

Setelah regulator terpasang, putar tuas penguncinya sampai terkunci. Coba goyangkan perlahan. Kalau masih goyang, lepas dan pasang ulang, atau ganti karet sealnya. Jangan memaksakan regulator yang tidak pas.

3. Periksa selang dan letak tabung

Selang gas yang retak, mengeras, atau sudah bertahun-tahun tidak diganti juga sumber kebocoran. Ganti selang secara berkala, terutama kalau sudah terlihat getas atau berubah warna.

Letakkan tabung dalam posisi tegak, di tempat yang berventilasi baik dan jauh dari sumber api. Jangan menyimpan tabung di ruang tertutup tanpa sirkulasi udara, jangan menaruhnya dekat kompor yang menyala, dan jangan pernah merebahkan tabung.

Kompor gas dengan tabung LPG di dapur

4. Kalau tercium bau gas, jangan panik dan jangan nyalakan apa pun

Ini langkah darurat yang wajib dihafal semua anggota keluarga. Kalau tercium bau gas yang menyengat, segera buka semua pintu dan jendela agar gas keluar. Matikan regulator atau tutup katup tabung bila aman dilakukan.

Yang tidak kalah penting: jangan menyalakan atau mematikan lampu, jangan menyalakan korek atau kompor, dan jangan mencolokkan peralatan listrik. Percikan kecil dari saklar listrik sudah cukup memicu ledakan bila gas sudah menumpuk di ruangan.

Keluar dari ruangan dan hubungi petugas atau pemadam kebakaran bila bau gas tidak kunjung hilang. Jangan mencoba mencari sumber kebocoran dengan api.

5. Luruskan salah kaprah soal tabung meledak

Banyak orang mengira tabung gas bisa meledak dengan sendirinya. Faktanya, ledakan umumnya dipicu kebocoran gas yang menumpuk di ruangan tertutup, lalu tersulut percikan api atau listrik. Tabung yang bocor di ruang terbuka dan berventilasi baik jauh lebih kecil risikonya.

Itulah sebabnya ventilasi dapur penting. Dapur yang pengap dan tertutup rapat membuat gas yang bocor tidak punya jalan keluar. Pastikan ada celah udara di dapur, dan biasakan memeriksa sambungan regulator secara berkala.

Peristiwa di Kebon Jeruk diduga berawal dari kebocoran tabung gas. Baca kronologinya: Ledakan LPG di Kebon Jeruk, 10 Rumah Rusak 7 Luka.

FAQ

Bagaimana cara tahu tabung LPG bocor?

Tercium bau gas yang menyengat, terdengar bunyi mendesis dari sambungan, atau regulator terasa longgar. Oleskan air sabun pada sambungan: munculnya gelembung menandakan ada kebocoran.

Apakah tabung gas boleh disimpan di dalam rumah?

Boleh, asalkan tegak, di tempat berventilasi baik, dan jauh dari sumber api. Jangan simpan di ruang tertutup tanpa sirkulasi udara.

Apa yang dilakukan pertama kali saat tercium bau gas?

Buka pintu dan jendela, tutup katup tabung bila aman, jangan menyalakan atau mematikan peralatan listrik, lalu keluar dari ruangan.

Sumber: Panduan keselamatan umum penggunaan LPG; peristiwa ledakan Kebon Jeruk, 5 November 2026. Diakses 5 November 2026.

Pemeriksaan selang dan regulator tabung gas LPG